Penjual Takjil Dadakan Menjamur

Giri Menang (Suara NTB) – Bulan Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi penjual makanan dan takjil dadakan di Lombok Barat(Lobar). Para penjual takjil dadakan ini berjualan di sepanjang jalur di wilayah Gerung, termasuk di depan pintu masuk perumahan Pemda Lobar Desa Dasan Geres Kecamatan Gerung.

Sejak sore hari para pedagang mencapai 12 pedagang sudah menjajakan kue dan makanan di sepanjang pintu masuk perumahan tersebut. Tak heran jejeran makan ini menarik para warga sekitar perumahan dan warga Lobar lainnya untuk datang berburu takjil berbuka puasa.

Iklan

Jajanan takjil yang dijual di tempat ini pun juga tak begitu mahal, mulai dari kisaran Rp1.000, Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu. Tak heran bila hampir semua kalangan mampu membelinya.

Menurut penuturan salah seorang pembeli, para penjual takjil tersebut memang sering berjualan di Lokasi tersebut setiap bulan puasa tiba. Hal itupun diangapnya sudah bisa walaupun terlihat dapat membuat kemacetan.

“Memang biasa muncul pas bulan puasa,” terang Sumadam salah seorang warga Perumahan Pemda Lobar Gerung, kemarin.

Diakuinya makanan yang dijual pun cukup enak dilihat. Ia pun terkadang membeli kue-kue kendati dirinya bukan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. “Tidak terlalu sering belinya,” ungkapnya.

Sementara itu salah seorang pedagangan musiman Nurul mengaku dapat memperoleh omzet hingga Rp300 ribu per harinya. Bahkan tak jarang bila ramai bisa memeroleh hingga Rp500 ribu per harinya.”Kalau di sini lumayan ramai yang datang (pembeli), karena sudah tahu juga,” akunya. (her)