Penilaian Mutu Sekolah, SMKN 1 Sekotong Gelar ANBK

Siswa-siswi SMKN 1 Sekotong mengikuti ANBK. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – SMKN 1 Sekotong mengadakan kegiatan Asesemen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang berlangsung selama dua hari (6-7 September 2021). Sebanyak 50 orang peserta didik SMKN 1 Sekotong mengikuti kegiatan tersebut dengan lancar. Kegiatan ANBK yang berlangsung dua sesi ini diadakan di Ruang Laboratorium Komputer SMKN 1 Sekotong dan bertugas sebagai guru pendamping yaitu Adhiyatma Mugiprakoso, S.Kom.

Kepala SMKN 1 Sekotong,Sulman Haris, M.Pdi.,  menjelaskan, ANBK merupakan program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Hal tersebut dilakukan guna menilai mutu satuan pendidikan berdasarkan hasil belajar siswa yang mendasar seperti literasi, numerasi, dan karakter. Selain itu, penilaian juga dilakukan pada kualitas serta proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Iklan

“Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar,” jelas Sulman Haris, Jumat, 10 September 2021.

Menurut kepala sekolah yang juga Ketua AGPAII NTB ini, ANBK perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.Asesemen sendiri dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas proses belajar-mengajar.Pada gilirannya nanti,hasil penilaian asesmen diharapkan akan meningkatkan hasil belajar siswa.

Adapun output dari asesmen nasional tersebut yakni menghasilkan informasi untuk memantau perkembangan mutu pendidikan dari waktu ke waktu. Termasuk, kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan, seperti misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah. Tidak hanya itu, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu. “Asesmen nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut,” jelasnya lagi.

Dengan asesmen yang dilakukan terhadap sekolah yang dipimpinnya ini,Sulman Haris berharap dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan,untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.”Di SMKN 1 Sekotong, alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dilaksanakan di Ruang Laboratorium Komputer.Walaupun ada beberapa kendala yang ditemukan saat kegiatan,terutama kehadiran peserta didik yang karena sudah lama pola BDR dan daring,” ucapnya.

Ke depan, kendala tersebut akan menjadi bahan evaluasi  untuk tetap bisa maksimalkan proses evaluasi secara berkelanjutan. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional