Pengusaha Berharap Penurunan Kasus Covid-19 Konsisten Dijaga

Agus Ariana. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Kasus covid-19 terus melandai. Di level nasional, demikian juga di daerah, khususnya di Provinsi NTB. Prestasi ini patut dipertahankan, konsistensi perlu dijaga. Kota Mataram misalnya, saat ini sudah berada pada level II tingkat penularan covidnya. Sebagai epicentrum bisnis, pengendalian covid-19 ini tentu menjadi kabar baik, karena berkorelasi dengan semangat pemulihan dan geliat ekonomi.

Namun hal penting yang harus diingat, kata Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Provinsi NTB, I Made Agus Ariana, jangan terlena dengan euforia. Ia mencontohkan kasus covid di Singapura. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari kolega di sana, euforia penurunan kasus covid justru memicu terjadinya serangan kembali virus corona.

Iklan

“Ini menjadi penting kita perhatikan. Jangan terbawa euforia,” ujarnya. Agus Ariana memuji upaya Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan wakilnya, intens turun ke masyarakat bersama stakeholders untuk mengkampanyekan upaya pengendalian Covid-19 hingga ke level terendah lapisan masyarakat.

Menurutnya, upaya bersama itu harus terus dijaga konsistensinya. Sebagai daerah dengan masyarakat yang relatif tingkat ketaatannya tinggi kepada tokoh-tokoh agama, menurut Agus Ariana, pelibatan tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat ini menjadi bagian yang sangat penting dalam pengendalian Covid-19 di NTB.

Penurunan angka Covid-19 ini tentu menjadi kabar baik bagi dunia usaha. Yang sudah memasuki dua tahun dunia usaha benar-benar terdampak pandemi ini. Agus mengatakan, sangat setuju kegiatan usaha dibuka. Namun tetap, dengan catatan ketat penerapan protokol Covid-19 tidak boleh kendor. “Agar dimensi kesehatan dan dimensi ekonomi ini bisa berjalan berimbang. Tapi protokol Covid-19 tetap harus menjadi gaya hidup. Untuk menghindari kemungkinan gelombang lanjutan penularan Covid-19,” imbuhnya. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional