Pengunjung Pasar Kebon Roek Divaksinasi

0
Petugas medis RSUD Kota Mataram menyuntikan vaksin Sinovac kepada pengunjung di Pasar Kebon Roek, Jumat, 26 Maret 2021. Pelayanan vaksinasi gratis menyasar 400 warga yang digelar di dua lokasi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram menggelar vaksin massal terhadap 400 warga. Vaksin gratis dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pasar Kebon Roek dan masjid di Lingkungan Karang Sukun, Kelurahan Mataram Timur. Pengunjung pasar maupun warga setempat cukup antusias menjalani vaksinasi tersebut.

Viona, pengunjung Pasar Kebon Roek mengaku baru mengetahui informasi pelayanan vaksin gratis di pasar sehingga datang ke bersama teman – teman untuk divaksinasi. Sebelumnya, pelayanan hanya diketahui di puskesmas dan rumah sakit. Karena alasan ramai peminat sehingga dicari alternatif lainnya. “Saya baru tahu tadi pagi makanya langsung antre kesini pagi – pagi,” kata Viona dikonfirmasi, Jumat, 26 Maret 2021.

IKLAN

Dia mengapresiasi kebijakan dari Pemkot Mataram melayani vaksinasi di lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Dia mengharapkan sosialisasi digencarkan sehingga masyarakat mengetahui dan mudah mengakses.

Sementara itu, Hj. Aminah, pedagang sayur di Pasar Kebon Roek juga cukup antusias mengikuti program vaksinasi tersebut. Meskipun tergolong lansia tetapi ia tetap mau divaksin dengan alasan ingin terhindar dari risiko terpapar dari virus corona. “Ndak takut saya. Ini kan bagus supaya sehat,” jawabnya polos.

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Mataram, dr. Tris Cahyono menyampaikan, meskipun vaksinasi sudah dilakukan di instansi pelayanan publik baik dilakukan oleh puskesmas maupun rumah sakit. Kebijakan Pemkot Mataram melayani vaksinasi ke tempat pelayanan publik seperti pasar tradisional, mall dan lokasi lainnya menjadi sasaran. Tujuannya adalah mendekatkan akses vaksinasi kepada masyarakat. “Jadi sasaran kita adalah pedagang dan pengunjung,” kata Tris.

Vaksinasi difokuskan di dua lokasi yakni di Pasar Kebon Roek dan masjid Lingkungan Karang Sukun. Pihaknya menyediakan 200 dosis di masing – masing lokasi atau jangkauan sasaran 400 orang.

Tris menjelaskan, proses vaksinasi sama seperti biasanya. Peserta harus membawa kartu tanda penduduk dan mencantumkan nomor handphone. Setelah itu, tim medis melakukan skrining dengan menanyakan riwayat penyakit serta mengecek tekanan darah. “Sasarannya semua baik lansia maupun pelayan publik,” demikian kata dia. (cem)