Pengunjung Mataram Mall Sepi, Pendapatan Tukang Parkir Turun Drastis

Mataram (suarantb.com) – Tempat parkir di sisi sebelah barat Mataram Mall kini nampak tidak terlalu ramai jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Meskipun sudah memasuki tengah hari, belum banyak motor yang parkir di pelataran parkiran tersebut.

Kondisi itu, dikeluhkan oleh para juru parkir (jukir) yang bertugas di sana. Salah satu juru parkir, Emen mengeluhkan pendapatan parkir yang menurutnya berkurang drastis belakangan ini.

Iklan

Jika dulu ia bisa meraup Rp 150-200 ribu selama  setengah hari. Kini, pendapatan itu menurun hingga 50 persen. Sekarang ia hanya bisa meraup Rp 50 -150 ribu selama setengah hari. “Dulu mall baru buka aja udah ramai, sekarang sudah tengah hari gini masih sedikit,” ujarnya, Kamis, 9 maret 2017.

Ia mengaku dalam satu blok parkiran di pelataran parkir tersebut, terdiri dari dua orang tukang parkir. “Yang satu sampai jam 03.00 sore, terus yang satunya sampai malam, “ tuturnya.

Emen sendiri mengaku sudah  10 tahun menjadi tukang parkir di sana. Menurutnya penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya jumlah  ke Mataram Mall.

Hal senada diungkapkan Bakri, tukang parkir lain yang berada beberapa blok dari tempat Emen. Bakri  mengatakan pendapatan parkir telah berkurang sejak munculnya beberapa pusat perbelanjaan lain di Mataram. “Sekarang ndak kayak dulu, sejak ada mall lain,  di sini jadi sepi,” ungkapnya.

Jika biasanya ia bisa meraup Rp 150 selama setengah hari, kini hanya meraup Rp 40 ribu. “Ini belum lagi disetor ke pusat, jadi semakin sedikit yang didapat,” katanya.

Meskipun parkir penuh, motor tersebut menurut Bakri bukan dimiliki pengunjung. “Kalau motor-motor itu banyak yang punya karyawan, bukan pengunjung, dulu bisa sampai pinggir jalan raya parkir pengunjung, sekarang ndak ada sampai kayak gitu,” katanya.

Diakui para juru parkir di deretan tersebut, pelataran parkir yang paling ramai hanya berada di dekat pintu masuk mall yang berada di sisi sebelah barat saja. Selebihnya, tidak banyak pengunjung yang parkir di blok lainnya. “Dulu meskipun jauh dari tempat masuk mall tetap ramai, sekarang yang ramai hanya di dekat pintu masuk aja,” pungkas Bakri. (hvy)