Pengumuman Kelulusan SKD CPNS Dilakukan Serentak

Pelamar CPNS Lotim saat melihat pengumuman hasil SKD beberapa waktu lalu. Untuk pengumuman lolos ke SKB akan diumumkan secara serentak. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) saat ini sudah menyerahkan hasil akhir dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) formasi tahun 2019 ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk dilakukan rekonsiliasi dan validasi. Adapun untuk hasil SKD tersebut akan diumumkan serentak pada tanggal 22-23 Maret 2020.

Dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 6 Maret 2020, Kepala BKPSDM Lotim, H. Moh. Isa, SAP, melalui Kepala Bidang Data dan Formasi, , Lalu Agus Satriawan menjelaskan data yang divalidasi oleh BKN selaku pelaksana teknis seleksi CPNS meliputi jumlah peserta berdasarkan berita acara kehadiran. Termasuk, kesesuaian formasi SSCN dengan penetapan KemenPAN-RB, kesesuaian ambang batas, kesesuaian nilai P1/TL formasi 2018, BA penyelenggaraan serta panduan SKB.

Iklan

Untuk rekonsiliasi data tahap I dilaksanakan untuk 261 dari 521 instansi pusat dan daerah. Sedangkan 260 instansi lainnya akan dilakukan rekonsiliasi tahap II tanggal 11-13 Maret mendatang dengan hari pertama rekonsiliasi dan validasi data dilakukan untuk 91 instansi pusat dan daerah. “Untuk hasil SKD yang lolos ke SKB akan diumumkan secara serentak,” terangnya.

Di samping itu, proses rekonsiliasi data dilakukan melalui empat level proses verifikasi dan validasi. Level empat yaitu tim pengolahan mengumpulkan data hasil SKD dari seluruh titik lokasi dan akan disinkronisasikan saat rekonsiliasi data berlangsung. Selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan validasi kesesuaian data dari instansi dengan data yang ada di Sistem Informasi Manajemen Fasilitasi Penyelenggaraan Seleksi (Simflek). “Pada tahap ini, instansi mencocokkan kesesuaian hasil SKD di lapangan,”tambahnya.

Selanjutnya pada level tiga akan diverifikasi ulang oleh Koordinator Tim Finalisasi Hasil Seleksi, Pemberkasan, dan Penetapan NIP sebelum ke level dua, yaitu persetujuan Deputi Bidang Mutasi. Terakhir pada level I yakni Kepala BKN mengesahkan dengan digital signature dan hasil rekonsiliasi diserahkan ke instansi secara online.

Maka dari itu, kata Agus, peserta yang lolos ke seleksi kompetensi bidang (SKB) yang memiliki nilai termasuk tiga kali formasi setelah perankingan. Hal ini disesuaiakn dengan Permenpan Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun. 2019 dan Permenpan Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS.

“Pelaksanaan SKD akan berlangsung hingga 10 Maret mendatang. Secara nasional hasil akan dirapatkan oleh Panselnas,” jelasnya.

Target panselnas dengan diadakannya rekonsiliasi ini adalah zero mistake. Dalam pengumuman ini, juga sudah disediakan fasilitas crisis center untuk membantu penyelesaian masalah, pertanyaan maupun komplain dari instansi yang terdiri dari BKN, KemenPAN-RB dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Di mana BPKP selaku tim quality assurance panselnas mendampingi BKN selama masa rekonsiliasi dan validasi data hasil SKD serta memastikan SKD berjalan sesuai ketentuan.

Diketahui, seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemkab Lotim berakhir, Selasa, 25 Februari 2020. Dari 11.103 peserta, tercatat sebanyak 3.734 peserta yang lulus passing grade, sementara 6.791 terpental.

Agus menyebutkan dari 11.103 peserta, yang mengikuti tes sebanyak 10.525 peserta dan tidak hadir 578 peserta atau persentase kehadiran sebesar 94 persen. Maka dari itu, dari jumlah passing grade 3.734 peserta ini, nantinya akan dilakukan perankingan untuk dengan masing-masing memilih tiga besar untuk satu formasi.

Dalam pelaksanaan seleksi SKD CPNS ini, formasi yang dibuka rata-rata terpenuhi kecuali formasi Arsiparis, teknisi elektromedis yang sama sekali tidak ada pelamarnya. Sementara untuk dokter gigi dari sembilan yang dibutuhkan, jumlah pelamar hanya dua orang. “Rata-rata pelamar memenuhi passing grade. Kecuali Arsiparis, tekhnisi elektromedis dan dokter gigi,”terangnya.

Adapun penerimaan formasi CPNS di Kabupaten Lotim tahun anggaran 2019 sebanyak 482 formasi. Dari 482 formasi ini didominasi oleh tenaga guru sebanyak 273 formasi, tenaga kesehatan 152 formasi dan sisanya 57 formasi tenaga tekhnis. Dimana untuk tahun ini Kabupaten Lotim hanya membuka untuk formasi umum dan tidak ada formasi khusus dengan usia maksimal 35 tahun. (yon)