Pengrajin Tenun Disarankan Buat Model Baru

Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah bersama para pengrajin tenun di Kabupaten Sumbawa.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah meminta pengrajin tenun memikirkan model-model yang baru. Sebab kedepannya masyarakat akan semakin selektif. Ketika membeli kain tenun mereka ingin tenun yang memiliki kualitas yang bagus.

“Disinilah tantangan bagi para pengrajin untuk bisa membuat kain-kain yang lebih baik lagi kualitasnya dan lebih up to date lagi model desainnya,”kata Hj. Niken di sela sela kunjungan kerjanya sekaligus sosialisasi penggunaan masker kepada pengrajin dan organisasi wanita, Sabtu, 17 Oktober 2020 di Kantor Bupati. Yang diterima Plt. Ketua Dekranasda Sumbawa, Yulita Ratna Widiyanti Zainal Abidin.

Iklan

Lebih lanjut, Hj. Niken mengajak masyarakat Sumbawa untuk melakukan pembelaan yakni bela, beli dan cintai produk lokal. Memberi mereka akses untuk mendapatkan pelatihan dan akses untuk mendapatkan pemasaran yang lebih baik lagi. Sehingga bangga menggunakan produk-produk mereka dan perekonomian akan berjalan dengan lancar. Pihaknya juga berharap para pengrajin dapat memberikan nilai tambah terhadap produknya. Sehingga kedepan NTB dapat menjadi satu titik pusat busana muslim nasional. Salah satu tugas Dekranasda adalah melakukan pembinaan, memberi semangat, memberikan jalan dan upaya-upaya untuk meningkatkan kerajina lokal yang ada di daerah.

Sementara itu, Plt. Ketua Dekranasda Sumbawa, Yulia Ratna mengatakan tantangan berat yang dihadapi di masa pandemi covid-19 ini adalah rentannya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak terpapar virus mematikan tersebut. Oleh karena itu, Plt. Ketua Dekranasda Kab Sumbawa mengaja seluruh peserta yang hadir untuk menggalakan 4-M. Yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjaga imun. (arn)