Pengoplos Ekstasi Produksi Puluhan Pil Sehari

Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Made Yogi Purusa Utama menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus pembuatan pil ekstasi oplosan, Jumat, 2=30 Juli 2021.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Tempat produksi rumahan esktasi dibongkar Polresta Mataram. Pembuatnya, FD alias AB (33) menjual ekstasi oplosan yang dibuat dari bahan bumbu rumah tangga. Produksinya dalam sehari bisa sampai 50 butir. Pelaku FD dihadirkan dalam konferensi pers, Jumat, 30 Juli 2021 di Polresta Mataram usai diamankan pada Kamis, 29 Juli 2021 dini hari lalu di rumahnya di Sayang-sayang, Cakranegara, Mataram.

“Itu saya jual Rp50 ribu setiap butirnya. Saya buatnya itu dari tepung kanji, buah mahoni, dan pewarna (makanan),” kata FD menjawab interogasi Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Made Yogi Purusa Utama. Racikannya itu dibuat dengan alat khusus. Selanjutnya, setelah menjadi padatan pil ini diberi cap sehingga menyerupai ekstasi. “Tidak ada efek apa. Saya sering dikomplain pelanggan,” imbuh pria yang dikenal pelanggannya dengan nama Abah ini.

Iklan

Sementara Yogi menyebutkan, Abah ini sudah memproduksi ekstasi oplosan selama tiga bulan terakhir. Pasar penjualannya ke tempat hiburan malam. “Alat-alat pembuatannya sudah kita sita,” ujarnya. Terungkapnya kegiatan Abah ini setelah penggerebekan di Karang Bagu, Karang Taliwang, Cakranegara, Mataram pada Kamis, 29 Juli 2021 dini hari. Dua orang diamankan, JH (33) dan DD (31).

Mereka ditangkap dengan barang bukti disita tiga butir ekstasi 0,64 gram, empat klip sabu 0,96 gram, empat plastik klip sabu seberat 1,3 gram, dan alat konsumsi sabu. Ekstas ini sumbernya dari FD alias Abah. Dari rumah Abah. Disita 52 butir ekstasi dan 5 gram sabu. Jaringan Abah di Dasan Cermen, Cakranegara, pun digerebek. Dua pelaku diamankan lagi. Yakni AI alias NY (31) dan AB (23) dengan barang bukti sabu 2,52 gram. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional