Pengisian Pejabat Tunggu Keputusan Walikota

H. Effendi Eko Saswito. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) telah merampungkan pemetaan terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang berpotensi mendapatkan promosi. Pelaksanaan pengisian menunggu keputusan pejabat pembina kepegawaian (PPK).

Ketua Baperjakat yang juga Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito menerangkan, proses pengisian jabatan kosong diawali dengan pemetaan terhadap ASN yang berpotensi untuk dilakukan mutasi dalam rangka pengisian jabatan kosong. Pemetaan ini baik staf yang dipromosi menjadi eselon IV dan eselon IV ke eselon III. Promosi itu mengacu dari hasil assesment. “Pemetaan sudah rampung tinggal diserahkan ke pak wali,” kata Sekda dikonfirmasi Senin, 17 Mei 2021.

Iklan

Sekda berdalih draf mutasi belum diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian. Pasalnya, baperjakat masih melakukan finalisasi. Setelah difinalisasi langsung diserahkan dan menjadi kewenangan kepala daerah untuk mengoreksi usulan nama – nama pejabat yang mengisi jabatan tertentu. “Besar kemungkinan direvisi. Tergantung dari hasil koreksi pak wali,” ujarnya.

Walikota demikian kata Sekda, memiliki otoritas memilih dan menentukan pejabat bakal yang digeser berdasarkan hasil pengamatan secara langsung terhadap ASN. Terhadap pelaksanaan mutasi menunggu kesiapan dari kepala daerah. Izin dipastikan telah dikantongi. “Prinsipnya kita siap tinggal menunggu hari baik saja,” tandasnya.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menjelaskan, skenario mutasi kali ini adalah dengan merolling pejabat untuk mengisi jabatan kosong. Pertimbangannya banyak jabatan kosong terutama di eselon III dan IV. Khusus eselon II seperti pengisian jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dan OPD lainnya dilakukan melalui seleksi terbuka. “Saya sudah minta dipercepat karena ini kebutuhan organisasi,” tambahnya.

Kemungkinan rotasi ataupun mutasi digelar secara besar – besaran belum berani dipastikan oleh Walikota. Alasannya, ia belum menerima draf dari bapejerkat. Meskipun diketahui, baperjakat bekerja secara marathon mengevaluasi serta mempersiapkan nama – nama pejabat yang bakal digeser. Namun disatu sisi, orang nomor satu di Kota Mataram ini juga belum berani memastikan jadwal pelaksanaan mutasi pejabat. “Kalau jadwal belum berani saya pastikan,” demikian kata dia. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional