Pengisian Kepala SD-SMP Tunggu Hasil Koordinasi dengan Kemendagri

Yasin. (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Pengisian jabatan kepala sekolah SD dan SMP negeri di Kota Mataram yang kosong masih menunggu hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pasalnya Kemendagri mengeluarkan larangan mutasi pejabat jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah  atau pilkada 2020. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Mataram mengupayakan mutasi bisa dilakukan untuk mengisi jabatan kepala sekolah yang masih kosong.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan pada Disdik Kota Mataram, M. Yasin ditemui pada Selasa, 4 Februari 2020 mengatakan,pihaknya harus berkoodinasi dengan Kemendagri. Saat ini sebanyak 13 jabatan kepala SD dan tiga jabatan kepala SMP masih kosong. Pihaknya sudah menyerahkan nama calon kepala sekolah kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya (BKPSDM) Kota Mataram dan BKPSDM yang berkoordinasi dengan Kemendagri.

Iklan

“Kami harus koordinasi ke Kemendagri, karena ada aturan larangan mutasi menjelang Pilkada. Kalau mutasi mengisi jabatan yang kosong kemungkinan masih bisa dilakukan,” katanya.

Yasin mengharapkan proses mutasi itu bisa segera dilakukan, sehingga bisa mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah. Selain itu, ia juga menegaskan, calon kepala sekolah yang ditunjuk nanti sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah, termasuk sudah memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). ‘’Jabatan kepala SD dan SMP negeri di Kota Mataram masih kosong diisi sementara oleh pelaksana tugas dari unsur pengawas,’’ ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.Pd., juga berharap pengisian kepala sekolah definitif bisa segera dilaksanakan. Jika terlalu lama, kondisi itu dikhawatirkan akan mengganggu proses pendidikan di sekolah.

Fatwir menekankan, posisi kepala sekolah definitif sangat penting, karena kewenangan pelaksana tugas cukup terbatas. Kepala sekolah definitif dibutuhkan untuk membuat laporan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), penandatanganan ijazah, dan lainnya. (ron)