Pengiriman 300 Anak Muda NTB Jadi ‘’Race Official’’ Terhambat Covid-19

Ilustrasi MotoGP (maxpixel)

Mataram (Suara NTB) – Anak usaha PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Mandalika Grand Prox Association (MGPA) sedang mempersiapkan kebutuhan tenaga kerja untuk MotoGP Mandalika 2021 mendatang. Termasuk salah satunya, mengirim 300 anak muda NTB untuk dilatih menjadi race official ke Sirkuit Sepang, Malaysia.

 

Iklan

Operations Head The Mandalika, I Made Pari Wijaya mengatakan, pengiriman ratusan anak muda NTB tersebut masih terhambat pandemi Covid-19. ‘’Pandemi ini masih cukup menjadi hambatan untuk melakukan hal tersebut. Tentunya, bagaimana perkembangannya. Kita akan sampaikan lebih lanjut,’’ kata Pari Wijaya dikonfirmasi Suara NTB di Mataram, pekan kemarin.

Pari Wijaya mengatakan, ITDC berkomitmen untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal di KEK Mandalika. Dalam tahap konstruksi seperti saat ini, sekitar 80 persen menyerap tenaga konstruksi lokal.

‘’Dan nanti pada pelaksanaan MotoGP, kita menunggu persiapan MGPA, anak usaha ITDC untuk merumuskan hal tersebut. Karena dari tim kami, MGPA, sedang mempersiapkan kebutuhan tenaga kerja dan kebutuhan kesiapan di lapangan,’’ imbuhnya.

Sesuai jadwal, rencananya MotoGP Mandalika 2021 akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober. Saat ini, progres pembangunan Sirkuit Mandalika sudah mencapai 52 persen. Awal Agustus mendatang, pengerjaan Sirkuit Mandalika akan memasuki tahap pengaspalan lapis pertama. Kemudian dilanjutkan pengaspalan lapis kedua dan ketiga.

Secara keseluruhan, pembangunan Sirkuit Mandalika ditargetkan rampung Juni 2021. Jumlah pengunjung MotoGP Mandalika diperkirakan sebanyak 165 ribu orang.

Sebagaimana diketahui, pengiriman 300 anak muda NTB untuk dilatih menjadi race official MotoGP di Sepang Malaysia merupakan hasil pembicaraan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc dengan Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer, Selasa, 16 Juli 2019 lalu.

Gubernur yang akrab disapa Dr. Zul ini mengatakan, Pemprov dan ITDC sepakat bahwa masyarakat lokal tidak boleh menjadi penonton di daerahnya sendiri. Anak-anak muda NTB harus aktif dan berpartisipasi dalam gelaran MotoGP 2021.

‘’MotoGP adalah event besar dan akan jadi kebanggaan Indonesia. Kita ingin di event besar seperti ini anak-anak  lokal harus berdaya dan terlibat,’’ kata gubernur.

Pemprov dan ITDC sudah sepakat akan melatih 300 anak muda NTB untuk menjadi race official MotoGP Mandalika. Sebanyak 150 anak-anak muda asal Lombok Tengah. Dan sisanya berasal dari sembilan kabupaten/kota lainnya yang ada di NTB. Anak-anak muda NTB ini akan dikirim secara bertahap ke Malaysia.

Jika anak-anak muda NTB sukses,  maka mereka tidak hanya bisa berpartisipasi menjadi race official di Sirkuit Mandalika. Tetapi juga diberbagai event MotoGP yang diselenggarakan diberbagai negara. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here