Penggerebekan Narkoba, Delapan Tersangka Beda Jaringan

Penggeledahan tersangka pesta sabu di salah satu hotel di Jalan Panjitilarnegara, Sekarbela, Mataram.(Suara NTB/Ditresnarkoba Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Delapan tersangka jaringan peredaran narkoba ditangkap Polda NTB. Mereka berbeda jaringan tetapi diduga mengedarkan sabu di Kota Mataram, sampai Lombok Timur. jaringan ini mengedarkan dengan menawarkan poketan kecil. Penangkapan pertama di salah satu hotel di Jalan Panjitilarnegara, Kekalik Jaya, Sekarbela, Mataram. “Empat orang kita amankan dari dua kamar,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Minggu, 9 Agustus 2020.

Mereka yakni warga Rensing, Sakra Barat, Lombok Timur, MK (31), YG (31), IA (25), dan seorang wanita asal CIamis, Jawa Barat berinisial RA (36). Barang bukti yang disita dua klip sabu, alat hisap, dan uang tunai Rp107 ribu. Barang bukti itu disita dari kamar nomor 208 dan 102. “Ditemukan di meja dekat tempat tidur. Mereka diduga selesai pesta sabu,” ucapnya. Dari keterangan empat orang itu, tim Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB mengembangkan ke sumber barang itu diperoleh. Pengembangannya ke sebuah rumah di Karang Bagu, Karang Taliwang, Cakranegara, Mataram.

Iklan

Dua orang diamankan, EBH alias ML (27) dan IRS alias IR (26). “Mereka digerebek saat sedang transaksi,” beber Artanto. Barang bukti yang diamankan, satu klip sabu, ponsel, dua alat hisap, dan uang tunai Rp1,55 juta. “Uangnya diduga hasil transaksi,” imbuh dia. Di Karang Bagu tersebut, dua orang lain yang merupakan rekan transaksi dua tersangka itu juga ditangkap. “Cuma beda RT. Diduga ada keterkaitannya,” kata Artanto. Di rumah HD alias DY (21) didapati seorang calon pembeli berinisial HT (32) seorang wanita asal Karang Baru, Selaparang, Mataram. “Pembeli ini baru membeli satu poket,” terangnya.

Delapan tersangka itu dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 UU RI No35/2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya penjara paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here