Pengembangan RSUD, Pemkot Mataram Ajukan Pinjaman Rp125 Miliar

Mahmuddin Tura (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram akan mengajukan pinjaman senilai Rp125 miliar. Dana itu digunakan untuk pengembangan ruang pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Pengembalian pinjaman melalui mekanisme pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah. Dana Rp 125 miliar akan dipinjam ke PT. Sarana Multi  Infrastruktur. PT. SMI adalah salah satu Special Mission Vehicles di bawah Kementerian Keuangan yang bergerak di bidang pembiayaan dan penyiapan proyek infrastruktur.

Asisten II Setda Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura menyampaikan, rencana pinjaman Rp125 miliar ke PT. SMI untuk pengembangan ruang pelayanan di RSUD Kota Mataram. Diantaranya, ruang inap, ruang pelayanan dokter spesialis, penyelesaian ruang pemulasaran jenazah dan pembelian alat kesehatan. Salah satu pertimbangan Pemkot Mataram meminjam dana ke PT. SMI adalah keterbatasan anggaran untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit. Selain itu, bunga pinjaman kecil dibandingkan bank konvensioanl. “Bahkan, informasi terakhir Plt Direktur RSUD Kota Mataram tidak ada bunga. Itu harus komunikasinya terakhir,” kata Mahmuddin ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 9 Juni 2021.

Iklan

Rupanya, perusahaan di bawah Kementerian Keuangan ini ingin membangun pemerintah daerah pada bidang kesehatan, sehingga tidak mengenakan bunga pinjaman. Kendati demikian, PT. SMI cukup selektif memberikan pinjaman. Artinya, kelengkapan administratif seperti perencanaan, ketersediaan lahan dan finansial daerah jadi pertimbangan. “DED sudah ada tinggal di eksekusi. Kondisi APBD juga diperhatikan,” tandasnya.

Keputusan meminjam dana ke perusahaan milik negara itu, dipastikan tidak memiliki konsekuensi terhadap program organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Anggaran itu fokus untuk peningkatan pelayanan. Untuk pengembalian pinjaman akan diatur melalui mekanisme pengelolaan keuangan di rumah sakit sebagai badan layanan umum daerah. “Ndak ada pengurangan atau pemangkasan program,” demikian kata Mahmuddin. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional