Pengembangan Pariwisata di Labuhan Haji Lebih Menjanjikan dari Pelabuhan

Wakil Ketua DPRD Lotim,  H. Daeng Paelori (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB)  – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, H. Daeng Paelori menyebut pengembangan pariwisata untuk Labuhan Haji ini jauh lebih menjanjikan. Menurutnya dibandingkan dengan pelabuhan, pengembangan pariwisata sebagai alternatif untuk melepas kejenuhan jauh lebih prospektif.

Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Timur ini mengaku pesimis pengerukan Pelabuhan Labuhan Haji bisa selesai sesuai rencana. Menurutnya, beberapa kali rencana pengerukan ini selalu gagal dilaksanakan. Sehingga, langkah yang paling tepat menurut Daeng adalah dialihfungsikan menjadi kawasan wisata. “Akhirnya langkah paling bagus jadikan saja kawasan wisata,” ungkapnya.

Iklan

Diakuinya, setiap pekan pantai Labuhan Haji ini selalu penuh disesaki pengunjung. Ribuan orang datang ke Pantai Labuhan Haji semenjak matahari terbit. Jika kawasan Labuhan Haji kembali disentuh dengan konsep destinasi wisata profesional, maka diyakini akan mendatangkan banyak pendapatan buat daerah.

Pantai Labuhan Haji, katanya, tidak kalah dengan Pantai Losari Makassar atau Pantai Lamongan di Jawa Timur, bahkan Ancol di Jakarta. “Tinggal sentuhan sendikit, sudah bisa menjadi tempat wisata yang hebat,”  ujarnya mencontohkan.

Sementara itu, pembangunan pelabuhan sudah menelan  biaya besar. Pengerukan saja akan menelan dana Rp 40 miliar. Harapannya, Pelabuhan Labuhan Haji ini bisa mendatangkan kapal-kapal besar bersandar di masa depannya. Hal ini tentu merupakan salah satu upaya mengulang sejarah kemajuan Pelabuhan Labuhan haji tempo dulu yang konon sebagai pelabuhan yang sangat terkenal.

Menurut Daeng, cita-cita besar itu diakui sebagai sebuah mimpi. Baginya, yang lebih nyata yang dihadapi saat ini adalah wisata. Satu wilayah seperti di Labuhan Haji ini tidak bisa dibangun parsial. Satu tempat ada wahana wisata, satu tempat lagi ada pelabuhan.

Kalau wisata terwujud, dinilai masyarakat Kota Selong pasti akan senang. Dapat uang tiap hari dan rutin dianggapnya lebih baik daripada mimpi sekali semasa akan datang uang besar dari aktivitas  kapal yang sandar. Menurutnya, dari wisata ini masyarakat akan bisa lebih banyak yang menikmati manfaatnya.

Ditambahkan, pembangunan pariwisata Labuhan Haji ini dianggap lebih prospek dan diyakini akan bisa lebih cepat mengangkat perekonomian masyarakat Lotim, khususnya yang ada di Labuhan Haji.

Saat ini saja terlihat berjejer lapak-lapak pedagang di sepanjang Pantai Labuhan Haji. Hal ini sebagai pertanda nyata, Pantai Labuhan Haji ini sangat diminati untuk dikunjungi. Hanya sata diperlukan penataan agar bisa lebih baik. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional