Pengelolaan Tabako Diserahkan ke Masyarakat

Sejumlah mahasiswa menjadikan salah satu tempat di Tabako (taman bawak kokoq) sebagai tempat kegiatan keterampilan. Pemkot Mataram menyerahkan pengelolaan taman ini langsung ke masyarakat. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Balai Prasarana Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyerahkan pekerjaan Taman Bawaq Kokoq di Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Senin, 28 Desember 2020. Pengelolaan destinasi ini diserahkan sepenuhnya ke masyarakat.

Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh menyampaikan, setelah diserahterimakannya pengerjaan Taman Bawaq Kokoq ini, pengelolaan akan diserahkan langsung ke masyarakat melalui Kelompok Pengelola dan Pemelihara. Kelompok diharapkan tidak saja menjaga tetapi merawat taman tersebut. Iya, kita langsung serahkan pengelolaan ke masyarakat, kata Walikota.
Walikota mengharapkan program ini sebagai ikhtiar untuk melakukan pengentasan kawasan kumuh di Mataram. Dari 903 hektar di tahun 2013 tersisa 59,3 hektar di tahun 2019. Salah satu program Kotaku diluncurkan di Ampenan Tengah yakni penataan kawasan kumuh di daerah aliran sungai (DAS) Jangkok. Program dimulai dari Jembatan Dasan Agung sampai Ampenan yang menghabiskan anggaran Rp9 miliar lebih. Tolong ini dijaga dan dipelihara dengan baik, pesannya.
Keberadaan taman ini sudah terasa manfaatnya. Contohnya, sepanjang jalan pinggir Sungai Jangkok telah memanfaatkan sebagai tempat beraktivitas ekonomi.

Iklan

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kotra Mataram, H. M. Kemal Islam membenarkan pengelolaan Tabako diserahkan ke masyarakat. Ini adalah kali pertama pengelola taman diserahkan ke masyarakat. Pihaknya akan melihat perbandingan taman yang dikelola oleh pemerintah secara langsung dan masyarakat. Ini satu satunya di NTB pengelolaan taman diserahkan ke masyarakat, kata Kemal.
Taman yang persis berada di aliran Sungai Jangkok merupakan program Kotaku dari Balai Sarana Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR. Pelaksanaan program ini dinilai memiliki dampak signifikan tidak saja menanggulangi kawasan kumuh, tapi juga peningkatan ekonomi masyarakat. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional