Pengelola Parkir RSUD Selong Nunggak Tiga Bulan

Selong (Suara NTB) – PIHAK ketiga pengelola parkir RSUD R. Soedjono Selong kembali menunggak pembayaran retribusi pakir untuk tiga bulan yakni, April, Mei, Juni tahun 2018. Padahal pihak dari Dinas Perhubungan (Dishub) Lotim sudah dua kali melayangkan surat peringatan.

Dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 7 Juni 2018, Sekretaris Dinas Perhubungan Lotim, Idham mengakui, pihaknya sudah melayangkan surat dan pemanggilan sebanyak dua kali untuk menyelesaikan tunggakannya tersebut. ‘’Namun belum ada respons,” ujarnya.

Iklan

Bahkan, lanjut dia, surat teguran terkait tunggakan pembayaran retribusi parkir sudah ditembuskan ke Inspektorat Lotim. Dishub berencana akan melayangkan surat untuk ketiga kalinya. Apabila pihak ketiga kembali tidak mematuhi surat teguran ini, maka tindakan tegas akan dilakukan oleh pihak Dishub berupa pemutusan kontrak terhadap pihak ketiga yakni PT. Security Parking Indonesia asal Jakarta.

Adapun nominal retribusi parkir yang harus dibayarkan oleh pihak ketiga terhadap pemerintah daerah sebesar Rp 30 juta untuk satu bulan atau per hari Rp 1 juta.

Menurutnya, alasan pihak ketiga tidak taat menjalankan kewajibannya, karena merugi. Sementara dari Dinas Dishub tetap melakukan tagihan, karena sudah menjadi kesepakatan bersama.

Pantauan Suara NTB di RSUD R. Soedjono Selong, penarikan tarif parkir yang seharusnya Rp1.000, malah ditarik Rp2.000 untuk kendaraan roda dua, begitupan roda empat dari seharusnya Rp2.000 ditarik Rp4.000. Kondisi demikian sudah lama terjadi. Bahkan wartawan dari koran ini yang mencoba masuk dan mengecek langsung menemukan tindakan di luar Perda yang dilakukan oleh petugas dari pihak ketiga. Petugas tetap bersikeras menarik Rp2.000 untuk kendaraan roda dua, meski sudah disampaikan jika itu di luar dari ketentuan Perda. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here