Pengedar Kosmetik Ilegal Diancam 15 Tahun Penjara

Basuki Murdi Hartono. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota, telah menetapkan warga Kelurahan Penatoi inisial Jb sebagai tersangka. Atas dugaan mengedarkan kosmetik ilegal yang mengandung zat kimia berbahaya. Jb dikenakan Pasal 197 Undang-undang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kepala LOKA POM Bima, Basuki Murdi Hartono., dikonfirmasi Suara NTB via telepon membenarkan bahwa pria yang turut diamankan bersama ribuan pcs kosmetik ilegal pada Rabu 28 April 2021, telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satresnarkoba Polres Bima Kota. “Terhitung hari penggeledahan kemarin dia langsung ditahan. Baru satu orang atas nama Jb, karena dia pemilik sekaligus yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Iklan

Terduga pengedar inisial Jb, lanjut dia, terpaksa diproses hukum karena sudah berulang kali mengedarkan barang berbahaya ini. Pun temuan barang buktinya lumayan banyak, yakni ribuan pcs dari 16 jenis kosmetik ilegal mengandung merkuri dan zat kimia berbahaya.

Dalam keterangan awal, Jb mengaku kosmetik tersebut diperoleh dari luar daerah. Karenanya, BBPOM Mataram dan aparat kepolisian tengah melakukan pengembangan informasi guna mengungkap jaringan pemasok. “Ini teman-teman di Mataram bersama kepolisian sedang menelusuri sumbernya. Informasinya itu dari luar daerah,” ujarnya.

Ditegaskan Basuki Murdi Hartono, Jb sudah beberapa kali mendapat surat peringatan dari BBPOM Mataram untuk tidak mengedarkan kosmetik ilegal. Tetapi karena masih mengulangi perbuatannya, Jb terpaksa diproses dan dikenakan pasal 197 Undang-undang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Di Kabupaten/Kota Bima, peredaran kosmetik ilegal masih terjadi. Ditandai banyaknya temuan penjualan di sejumlah pasar tradisional. Menyikapi fakta itu, LOKA POM Bima dalam proses penelusuran guna mengungkap jaringan pengedar lain. “Intinya ini akan terus kita lakukan sampai Bima dan sekitarnya betul-betul aman dari peredaran kosmetik ilegal,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional