Pengawalan Ketat, Tambahan 182.520 Vial Vaksin Segera Disebar

Personel Brimob Polda NTB saat mengawal distribusi 153 koli berisi 182.520 vial vaksin Sinovac dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Praya, Lombok Tengah menuju gudang Dikes Provinsi NTB di Mataram, Sabtu, 26 September 2021.(Suara NTB/Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Provinsi NTB mendapatkan tambahan vaksin dari Kemenkes RI sejumlah 182.520 vial. Vaksin Covid-19 ini dikirim dalam 153 koli pada Sabtu pekan lalu. Tambahan dosis untuk percepatan vaksinasi ini bakal segera disebar ke wilayah sesuai target capaiannya.

“Kita memang berkomitmen untuk menjaga dan memastikan vaksin aman sampai tujuan, sehingga warga NTB yang tengah menunggu vaksin  semua dapat terlayani dengan baik,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, Sabtu, 25 September 2021.

Iklan

Provinsi NTB diberikan target khusus berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan internasional pada November mendatang. Yakni kejuaraan dunia balap motor World Superbike Sirkuit Mandalika yang pelaksanaannya diundur sepekan dari jadwal semula, menjadi 19-21 November. Jadwal WSBK yang semula pada 12-14 November bakal diisi putaran kejuaraan Idemitsu Asia Talent Cup.

Perhelatan kegiatan akbar di bulan November itu membuat target vaksinasi di Lombok Tengah wajib dipercepat capaiannya. “Kami sangat bersyukur dengan lancarnya vaksin yang datang ke NTB dengan begitu target 70% vaksin dapat lebih cepat tercapai. Kami apresiasi Kemenkes RI,” ujarnya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menambahkan, kedatangan ratusan ribu vial vaksin Covid-19 ini melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Praya, Lombok Tengah. Personel Brimob Polda NTB bersenjata lengkap mengawal distribusinya sampai ke gudang Dikes Provinsi NTB di Mataram. “Kita juga kerahkan kendaraan lapis baja,” sebutnya.

Vaksin CoronaVac produksi Sinovac ini, sambung dia, dikawal karena vaksin tersebut harus berada pada kondisi khusus tertentu agar terjamin efikasi dan keandalannya sampai disuntikkan ke penerima. “Jadi selama pemindahan dan pengiriman perlu dilakukan pengawalan khusus,” tutup Artanto. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional