Pengaspalan Sirkuit MotoGP Dimulai Januari 2021

Ilustrasi penyiapan lahan sirkuit MotoGP Mandalika (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika mengalami penyesuaian. Selain klaim lahan oleh warga setempat, kontur tanah yang bermasalah juga menghambat pembangunan sirkuit jalan raya pertama untuk event MotoGP tersebut. Akibatnya, pengaspalan lintasan yang semula direncanakan akhir tahun ini, baru dilaksanakan Januari 2021.

Meski demikian, tegas Managing Director The Mandalika, Wayan Karioka kepada wartawan, di lokasi proyek sirkuit MotoGP, Jumat, 11 September 2020 kemarin, hal tersebut tidak akan sampai menganggu target penyelesaian pembangunan sirkuit MotoGP.

Iklan

“Target (penyelesaian pembangunan sirkuit MotoGP) ini tidak boleh mundur. Jadi sesuai keputusan pemerintah, Oktober tahun depan harus dilaksanakan event MotoGP di Mandalika ini,” ujarnya.

Secara umum, untuk pengerjaan sirkuit MotoGP khususnya untuk groundwork (pengerjaan tanah) sudah mencapai 70 persen. Yang akan dikejar penyelesaiannya hingga akhir tahun ini. Karena untuk pengerjaan aspal sirkut direncanakan dimulai bulan Januari mendatang. Dan, ditargetkan tuntas pada bulan Juni di tahun yang sama.

Karioka mengatakan, ada tiga titik lokasi sirkuit yang sedikit bermasalah dan butuh penanganan khusus. Karena mengalami likuifaksi atau pencairan tanah. Lahan-lahan tersebut pun saat ini terus dikebut penanganannya. Supaya tidak sampai mengganggu atau menghambat jadwal penyelesaian pengerjaan sirkuit MotoGP itu sendiri.

‘’Sekarang kita fokus dulu tuntaskan penyelesaian pengerjaan tanah. Baru kemudian pengaspalan bisa mulai dilakukan,’’ terangnya. Mengingat, pengerjaan aspal untuk sirkuit itu berbeda dengan pengaspalan jalan pada umumnya. Pengerjaan tanahnya harus clear terlebih dahulu.

Karena pengaspalan tidak bisa dilakukan terputus, harus terus menerus. Jadi sepanjang 4,32 Km lintasan untuk sirkuit tersebut pengaspalannya harus sekaligus. Kalau sampai terputus atau terhenti, akan bisa mengganggu kualitas hasil pekerjaan aspalnya.

‘’Sehingga jadwal pengaspalan diatur sedemikian rupa, supaya proses pengaspalan tidak terganggu,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah pengaspalan selesai di bulan Juni mendatang kemudian akan dilanjutkan dengan pengecekan oleh pihak Dorna, selaku penyelenggaran MotoGP pada bulan Juli hingga September. Sehingga pada bulan Oktober, sirkuit MotoGP Mandalika diharapkan sudah benar-benar siap digunakan untuk menggelar event balap motor dunia tersebut. (kir)