Pengamat: Dukungan Fahri Hamzah ke Nur-Salam akan Berdampak Elektoral

Insan Hamid (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Keterlibatan langsung Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora, Fahri Hamzah dalam pemenangan pasangan Nurdin Ranggabrani-Burhanuddin Jafar Salam (Nur-Salam) sebagai bakal pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa ┬ádinilai dapat memberikan efek elektoral yang cukup signifikan bagi keterpilihan pasangan Nur-Salam.

Hal itu diungkapkan pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Ihsan Hamid. Menurutnya banyak indikator yang bisa dijadikan alat ukur untuk mengukur dampak elektoral Fahri Hamzah terhadap pasangan Nur-Salam bisa mendulang suara maksimal di Pilkada Sumbawa.

Iklan

“Fahri Hamzah hadir dengan karakter yang tepat. Dia adalah sosok yang tegas dan punya track record politik yang jelas, baik dari kinerjanya dan dedikasinya. Jika ukuran itu yang kita pakai, maka jelas Fahri punya efek elektoral terkait dengan calon yang didukung,” ujar Ihsan Hamid, Selasa, 8 September 2020 kemarin.

Kehadiran Fahri di pasangan Nur-Salam menjadi satu daya tarik tersendiri dalam mengungkit dukungan masyarakat Sumbawa. Pasalnya Fahri selain sebagai putra daerah, sosoknya juga menjadi representasi figur ideal yang dibutuhkan menjadi pemimpin Sumbawa ke depannya.

“Maka karena itu Fahri efek ini bagi pasangan Nur-Salam untuk mendulang suara lebih besar itu ada. Meskipun itu bukan menjadi faktor tunggal, tapi ada faktor-faktor lain yang juga ikut bekerja, bersinergi yang dilakukan oleh tim calon tersebut,” jelasnya.

Diketahui, Fahri Hamzah nampak cukup serius memberikan dukungan kepada pasangan Nur-Salam. Hal itu terlihat tidak saja dari dukungan partai Gelora yang diberikan, tetapi Fahri juga hadir langsung memberikan orasi politik pada acara deklarasi pasangan Nur-Salam beberapa waktu lalu.

“Meskipun disisi lain kehadiran Fahri di panggung kontestasi Pilkada Sumbawa 2020 ini, dan umum di NTB, karena dia juga punya kepentingan untuk membesarkan Partai Gelora yang baru dia dirikan. Panggung Pilkada ini bisa dijadikan tempat menguji kesiapan mesin politik Gelora dalam menyambut Pemilu 2024,” pungkasnya. (ndi)