Pengamanan WSBK Mandalika Sukses, Dorna Undang Kapolda NTB Jadi Tamu Kehormatan ke Spanyol

0
Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny Nindya M. Iqbal menerima cenderamata seragam Dorna Sports dari Security Specialist en Dorna Sports Fernando Arandiga, Minggu, 21 November 2021 usai balapan terakhir WSBK seri Mandalika di Mandalika International Street Circuit, Pujut Lombok Tengah.(Suara NTB/Polda NTB)

Praya (Suara NTB) -NTB tampil berkelas dalam menyelenggarakan World Superbike (WSBK) seri pamungkas di Mandalika International Street Circuit. Pembalap fokus berkompetisi. Masyarakat bersuka cita. Penonton bahagia. Hal itu terwujud berkat pengamanan kelas dunia.

Security Specialist en Dorna Sports Fernando Arandiga dibuat takjub dengan kelancaran balapan perdana di tanah Lombok tersebut. Meski balapan diwarnai penundaan di hari kedua dan ketiga karena faktor cuaca.

Iklan

“Saya mengapresiasi kolega saya yang sudah berhasil menyelenggarakan acara besar perdana di Lombok, di Indonesia ini,” kata pria berkebangsaan Spanyol ini dalam Bahasa Inggris, Minggu, 21 November 2021 ditemui usai balapan terakhir WSBK Mandalika di Pujut, Lombok Tengah.

Fernando, yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di bidang keamanan dan pengamanan balapan ini, memberi kenang-kenangan seragam resmi Dorna kepada Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal. Bahkan mengundang langsung sebagai tamu kehormatan Dorna ke Spanyol.

Kalimat penutup Fernando menandakan apresiasinya yang mendalam. Menandakan tidak adanya kekecewaan. “Thank you very much, terima kasih,” dengan tegas dan bersemangat.
Menanggapi Fernando, Iqbal enggan jemawa. Menurutnya, kesuksesan WSBK Mandalika datang dengan konsep pengamanan komprehensif. “Kuncinya persiapan. Perencanaan yang matang. Semua well organized,” terang jenderal bintang dua ini.

Produk manajemen pengamanan ini, sambung dia, buah dari kolaborasi dan sinkronisasi antarseluruh pemangku kepentingan. Tiap personel menjalankan tanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Meskipun, pengamanan ring 3 yang dikendalikan Polda NTB harus mendukung lagi pengamanan di ring 1 dan 2. Iqbal menilai hal itu bentuk adaptasi pengamanan demi mencegah gangguan keamanan dan kegaduhan.

“Akhirnya kita buktikan tiga hari race, secara umum sangat aman tidak ada kejadian berarti. Ada satu dua kejadian tetapi segera dapat ditangani,” tegas mantan Kadiv Humas Polri ini.
Pengamanan ini menunjukkan kesiapan NTB dalam menggelar kegiatan berskala dunia berikutnya. Di antaranya MotoGP 2022 yang sudah mencantumkan Indonesia sebagai salah satu seri balapan pada Maret mendatang. “Ini bukti bahwa NTB bisa menjadi tuan rumah yang baik dari aspek manapun,” tandas Iqbal. (why)