Pengamanan Maksimal WSBK Sirkuit Mandalika

Irjen Pol Mohammad Iqbal. (Suara NTB/ist) , Ahmad Rizal Ramdhani .(Suara NTB/dok)

World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika bakal menjadi perhelatan monumental dalam sejarah kemajuan NTB. Kejuaraan dunia balap motor ini wajib tanpa cela sebagai pertaruhan citra bangsa. Salah satu kuncinya, keamanan.

Kelancaran WSBK 2021 pada 19-21 November mendatang didukung sistem dan manajemen yang mumpuni. Selain melibatkan personel lintas fungsi, juga pengamanan yang berbasis teknologi. Masyarakat diharapkan mendukung untuk turut serta terlibat menjaga kondusivitas daerah.

Iklan

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal menerangkan, kelancaran perhelatan WSBK 2021 tidak hanya pada aspek menghalau gangguan keamanan. Melainkan juga dari sisi kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

“Pada intinya, penyelenggara dan panitia fokus pada persiapan yang profesional, masyarakat yang hadir menonton di situ enjoy. Kita jamin keamanannya,” tegas jenderal bintang dua ini saat berbincang dengan Suara NTB, Jumat, 1 Oktober 2021.

Jaminan keamanan ditunjukkan dengan sejumlah rangkaian persiapan sejauh ini. Mulai dari pengecekan titik-titik pengamanan, rencana penempatan personel, pengerahan personel, ketersediaan sarana dan prasarana, pemetaan potensi kerawanan, serta pelatihan pengamanan.

“Polda NTB dan stakeholder terkait tentunya sudah menyiapkan manajemen pengamanan yang komprehensif dan profesional. Intinya terhindar dari gangguan keamanan dan tetap aman di masa pandemi,” jelasnya.

Tugas pertama sudah menjelang tuntas. Yakni percepatan laju vaksinasi di daerah penyelenggaraan dengan target kekebalan kelompok minimal 70 persen. Capaian vaksinasi Covid-19 Lombok Tengah per Jumat lalu sampai 60 persen. Lombok Barat sebagai daerah penyangga pun digenjot.

Ketercapaian kekebalan kelompok ini menunjukkan kesiapan masyarakat secara keseluruhan menyambut WSBK 2021 Sirkuit Mandalika. Meski pandemi Covid-19 belum usai, tetapi kegiatan yang memacu produktivitas masyarakat tetap dapat digelar.

“Protokol kesehatan tetap diperketat dan vaksinasi dipercepat karena ini masih era pandemi. Untuk antisipasi gangguan keamanan, sudah kita petakan semua. Kita maksimal menyiapkan dan melaksanakan pengamanan Superbike ini,” urainya.

Dalam rencana pengamanan, personel yang diterjunkan sebanyak 1.957 orang. Antara lain dari Polda NTB 896 personel, Polres se-Pulau Lombok di bawah kendali Polda NTB 861 personel, dan TNI 200 personel.

Zona pengamanan dibagi dalam zona pengamanan pintu masuk, pengamanan jalur menuju sirkuit, dan pengamanan kawasan Mandalika. Sasarannya, lokasi sirkuit, lokasi akomodasi, bandara, dan jalan-jalan menuju sirkuit. Personel cadangan untuk pengamanan pun disiapkan.

Area pengamanan meliputi Zona Barat berupa pengamanan hotel dan pengamanan bukit, demikian juga pada Zona Tengah, dan Zona Timur. Pengamanan zona ini berkaitan dengan pintu masuk dan area yang langsung berbatasan dengan sirkuit. Pola pengamanannya dengan mengisi pos-pos dan mobile, berpindah-pindah.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyebutkan, pihaknya menerjunkan pasukan sampai 3.000 orang. Pembagiannya 2.000 orang untuk kawasan ring pengamanan Sirkuit Mandalika. Sisanya, ditempatkan di titik-titik yang berkaitan dengan penyelenggaraan.

Jenderal bintang satu ini berharap pengamanan dapat dilaksanakan sempurna tanpa cela. Pertaruhannya pada citra daerah. “Wisatawan yang datang harus diperlakukan dengan baik. Tamu ini income bagi kita,” sebutnya.

Aspek lain yang diperhatikan yakni kelancaran pergerakan orang dan barang. Baik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan balapan maupun penonton yang hadir langsung di sirkuit. Aspek lalu lintas ini bahkan turut menjadi syarat homologasi sirkuit.

Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Djony Widodo menjelaskan tiga skenario menajemen rekayasa lalu lintas WSBK 2021 Sirkuit Mandalika. Manajemen dimulai dengan memetakan jalur kedatangan penonton dan peserta. Antara lain Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat; Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur; serta Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Tengah.

Jalur darat yang tersedia yakni Jalan Bypass BIL 1, Bypass BIL 2, dan Jalan Bypass KEK Mandalika. Skenario ini menjadi alternatif apabila terjadi kemacetan di satu titik.

Rekayasa lalu lintas meliputi simulasi penanganan kemacetan lalu lintas. Setiap opsi jalan dipetakan. Skema contraflow juga sudah disiapkan dalam situasi untuk mengurai atau mencegah kemacetan. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional