Pengamanan Hutan di Dompu Dilakukan Berlapis

Dompu (Suara NTB) – Kasus penganiayaan yang berujung pembacokan terhadap petugas kehutanan yang bertugas dalam kurun waktu dua tahun terakhir terdapat dua kasus. Menyikapi ancaman bagi petugas, KPHL tengah mengembangkan pola pengamanan berlapis bersama KPH di NTB.

Hal itu disampaikan Kepala KPHL Toffo Pajo, Dadan Kuswardhana, S.Hut kepada Suara NTB, Selasa, 28 Februari 2017. “Dinas LHK didukung Polri, TNI mulai tingkat Bhabin sampai Bhabinsa terus meningkatkan efektivitas pengamanan,” ujarnya.

Iklan

Terkait desakan anggota Polhut untuk segera dipersenjatai alat pengamanan saat operasi lapangan, Dadan mengaku masih dalam tahap pemenuhan syarat kelayakan anggota yang akan dibekali senjata. Sebab dengan bekal uji kelayakan kemungkinan penyalahgunaan senjata bisa diminimalisir.

Sementara itu kriteria anggota Polhut yang akan dibekali persenjataan sebut dia, di antaranya harus lulus dalam uji psikotes, latihan menembak serta ujian tertulis di Polda NTB. “Batasanya hanya untuk keanggotaan Polhut,” jelasnya.

Disinggung teknis pengamanan yang akan diterapkan, Dadan Kuswardhana tak ingin berkomentara banyak. Hal tersebut guna memaksimalkan langkah pihaknya dalam menindak pelaku penebangan liar yang selama ini masih berkeliaran bebas di NTB, khususnya di wilayah hutan pengelolaannya.

“Model pengamanan tentunya hanya akan disampaikan pada internal KPH dan Dinas LHK Provinsi saja,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, pada 2016 lalu kekerasan terhadap petugas menimpa Syamsudin, anggota KPHL Ampang Riwo Soromandi (ARS). Ia diduga mengalami aksi penganiayaan oleh oknum Kadus Ana Mina Desa Mumbu Kecamatan Woja. Kasus ini oleh aparat kepolisian Polsek Woja sudah dilakukan pemeriksaan, bahkan calon tersangkanya sudah ada. Tetapi lambat laun kasusnya malah berujung damai, terlebih proses hukumnya pun tak berlanjut.

Kasus serupa kembali terjadi 17 Februari 2017 kemarin, kali ini menimpa Pamhut KPHL Toffo Pajo, Sahlan. Tidak hanya penganiayaan, korban juga sempat dibacok hingga mengalami luka robek di bagian tangan dan punggung. Sementara tersangka yang diketahui berinisal Pr saat ini tengah dalam proses penyelidikan Polsek Pajo. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here