Pengadaan Bibit Ternak di Sumbawa Terus Dikebut

H. Junaidi. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pengadaan bibit ternak sapi dan kambing di Kabupaten Sumbawa terus dikebut. Dalam sisa waktu beberapa bulan ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) setempat, terus mengingatkan para rekanan untuk melakukan percepatan. Sehingga  pengadaan ini dapat terealisasi hingga kontrak berakhir.

Kepala Disnakeswan Kabupaten Sumbawa, H. Junaidi, S.Pt.  menyampaikan, pengadaan bibit ternak ini masih berproses. Sementara ini progresnya masih sama seperti sebelumnya. Meskipun sudah ada proses seleksi, namun jumlah ternak yang dinyatakan lolos belum memenuhi syarat untuk disalurkan ke satu kelompok. “Pada prinsipnya masih sama progresnya seperti kemarin. Namun perbedaannya minggu ini memang ada kita seleksi.  Untuk bibit sapi dengan tinggi 102 cm diseleksi 13 ekor, 4 yang lolos. Kemudian tinggi 110 cm, dari 12 ekor diseleksi, 6 yang lolos. Dari jumlah  yang lolos itu belum memenuhi syarat untuk disalurkan ke satu kelompok. Sehingga masih di kandang penampung rekanan. Sedangkan kambing belum sama sekali,” ungkapnya saat dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 27 September 2020.

Iklan

Menurut H. Junaidi, sebelumnya pihaknya sudah melayangkan surat teguran kepada rekanan untuk melakukan percepatan. Pihaknya pun akan terus mengawal proses, sehingga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. “Memang pada saat sebulan tanggal 14 September kemarin, sudah kita layangkan surat peringatan dan teguran. Insya Alah kita lihat progresnya ini seperti apa nanti. Kita akan terus pantau  dan kawal,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari rekanan, jelasnya, untuk bibit sapi dengan tinggi 110 cm, rencananya proses seleksi dilakukan kembali pekan depan (Senin red). Kemudian sapi dengan tinggi 102 cm, juga kembali dilakukan seleksi Rabu mendatang. Begitupula untuk kambing proses seleksi juga dilakukan bersamaan dengan bibit sapi. “Jadi yang sampai dengan hari  ini tinggi 110 cm belum ada yang kita drop ke kelompok. Karena belum memenuhi syarat untuk jumlah ekornya untuk satu kelompok. Sedangkan yang 102 cm baru satu kelompok di Lantung sebanyak 10 ekor. Kambing belum sama sekali. Nanti menyusul, tapi katanya besok samaan dengan bibit sapi, Senin atau Selasa. Kita lihat saja perkembangannya,” terangnya.

Sementara ini, lanjutnya, memang masih banyak kelompok yang belum disalurkan bibit ternak. Karena itu, pihaknya mengharapkan pengertian serta tanggung jawab dari rekanan untuk mempercepat proses pengadaan. “Memang saya sudah komunikasikan, mereka optimis akan merampungkan. Saya hanya mengingatkan dan mengejar terus mencari informasi. Yang tinggi 102 ini karena sudah ada teman kerja samanya itu, Insya Allah diupayakan sampai akhir bulan ini. Jika tidak,  maka mereka akan mengambil langkah-langkah untuk bagaimana merampungkan. Kalau yang 110 ini mereka optimis karena jumlahnya cuma 75 ekor. Dan kambing didatangkan dari Bima dan Dompu, mungkin minggu besok kita seleksi kembali,” tandasnya.

Seperti diketahui, pengadaan ratusan bibit ternak ini terdiri atas tiga paket kegiatan. Anggarannya bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dengan total Rp 3,5 miliar lebih. Rinciannya sapi bibit betina dengan tinggi 102 cm sebanyak 445 ekor, sapi induk dengan tinggi 110 cm sebanyak 75 ekor, dan kambing bibit 189 ekor. Pengadaan ternak ini sudah ditentukan pemenang tender. Kontraknya ditandatangani pada 14 Agustus dan berakhir pada 11 Desember 2020 mendatang. (ind)