Penerimaan Zakat Meningkat

H. Maad Umar (Suara NTB/nas)

PENERIMAAN zakat di tengah pandemi Covid-19 di NTB tetap meningkat. Data Baznas NTB, pada Januari 2020, penerimaan zakat mencapai Rp26,6 miliar. Kemudian meningkat menjadi Rp28 miliar pada Januari 2021.

‘’Ada kenaikan hampir Rp2 miliar meskipun di tengah pandemi Covi-19,’’ sebut Komisioner Baznas NTB, Drs. H. Maad Umar, M. Pd., dikonfirmasi usai pelantikan Dewan Pengawas Eksternal Baznas NTB, di Kantor Gubernur, Jumat, 1 Oktober 2021.

Iklan

Pemprov NTB membentuk Dewan Pengawas Eksternal Baznas NTB. Tugasnya melakukan pengawasan terhadap kinerja komisioner Baznas NTB. Dewan Pengawas Eksternal Baznas NTB, antara lain Dr. H. Arsyad Abdul Gani, Drs. H. M. Djamiludin, M.M., Ahmad Saikhu Rauf, Hj, Enok Mutiah, Lc., M.Pd.I., dan Muhammad Zainul Pahmi, M.Pd.

Maad mengatakan pada tahun 2021, target penerimaan zakat sebesar Rp30 miliar. Realisasi penerimaan zakat tahun ini akan dilaporkan pada 31 Desember mendatang.

‘’Kalau melihat trennya bulan per bulan ada kenaikan. Tapi kumulatifnya nanti 31 Desember 2021. Target tahun ini Rp30 miliar,’’ sebutnya.

Ia menyebut zakat yang terkumpul digunakan untuk membantu pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan. Seperti bantuan sembako kepada fakir miskin, beasiswa siswa miskin, bantuan permodalan bagi pedagang kesil.

“Bantuan permodalan bagi pedagang kecil. Ada sekitar 1.600 orang di NTB. Dia berkelompok. Setiap kelompok 10 orang. Bantuan pertama Rp1 juta, tahap kedua dan tahap ketiga kita kasih Rp3 juta,” terang mantan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag NTB ini. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional