Penerima Kartu Bariri UMKM di KSB Diverifikasi Berlapis

Taliwang (Suara NTB) – Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan mengintensifkan verifikasi terhadap para penerima kartu Bariri UMKM. Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir adanya pelaku usaha fiktif sebagai penerima program bantuan pemberdayaan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan koperasi (Disperindagkop) KSB, Ir. Amin Sudiono kepada Suara NTB, Kamis (9/3/2017) mengatakan, meskipun saat ini data penerima bantuan kartu tersebut masih berproses di Bank Mandiri sebegai Bank penyalur kartu tersebut, namun pihaknya tetap akan memberikan perhatian dalam pendataan penerima program ini.

Iklan

Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir munculnya pelaku ekonomi fiktif yang hanya menerima bantuan tanpa adanya usaha. Sehingga dikhawatirkan sasaran yang seharusnya menerima bantuan tidak menerima bantuan tersebut.

“Terkait dengan penerima kartu ini sudah sangat transparan, bahkan kita sudah siapkan banyak tim untuk melakukan verifikasi terhadap penerima kartu ini,” sebutnya.

Seraya menambahkan, dengan diberlakukannya verifikasi berlapis tersebut, mulai dari pendaftaran, verifikasi ditingkat peliuk, tingkat kabupaten sampai dengan perbankan. Sehingga pihaknya meyakini tidak akan ada pelaku ekonomi yang fiktif sebagai penerima bantuan tersebut.

“Kita pastikan para penerima bantuan ini merupakan orang-orang yang benar-benar memiliki usaha,” imbuhnya. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait petunjuk teknis dalam pelaksanaan program ini.

Jumlah bantuan yang akan diterima oleh para pelaku usaha ini, ia menyebutkan, jumlah bantuan sangat bervariasi mulai dari angka Rp 500 ribu sampai dengan Rp 10 juta. Untuk tahap pertama penerima kartu tersebut, Pemkab setempat sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 20 miliar untuk menyasar sekitar 5. 600 pelaku usaha yang tersebar di Sumbawa Barat. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here