Penerapan PPKM, Kasus Covid-19 di NTB Masih Fluktuatif

Lalu Gita Ariadi (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Penambahan kasus baru Covid-19 di NTB masih fluktuatif sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Masih tingginya temuan kasus harian disebabkan penularan Covid-19 varian delta di NTB.

‘’Artinya, yang selalu dibilang tenaga medis itu bahwa Delta ini penyebarannya lebih cepat. Maka bisa jadi, karena penyebaran seperti itu, implikasinya pada temuan kasus menjadi tinggi,’’ kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., dikonfirmasi di Mataram, Selasa, 3 Agustus 2021 siang kemarin.

Iklan

Ia mengatakan penemuan kasus baru dan angka kesembuhan di NTB masih fluktuatif. Meskipun terjadi kenaikan kasus baru setiap hari, namun angka kesembuhan juga tinggi.

Ketika ditanya apakah penanganan Covid-19 di NTB terkendali atau tidak. Sekda NTB ini tak menjawab secara tegas. Ia meminta masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan (prokes) di tengah kondisi seperti saat ini.

‘’Mudah-mudahan kita bisa melakukan itu. Dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dalam situasi apapun, terpenting harus tetap menerapkan protokol kesehatan,’’ tandasnya.

Satgas Covid-19 Provinsi NTB mencatat jumlah kasus Covid-19 di NTB sampai Senin (2/8), telah mencapai 20.657 kasus. Satgas mencatat tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di NTB sebesar 87,38 persen atau 18.074 orang.

Kemudian tingkat kematian pasien Covid-19 di NTB sebesar 3,37 persen. Atau jumlah pasien yang meninggal telah mencapai 698 orang. Sementara, pasien Covid-19 yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebesar 9,24 persen atau 1.912 orang.

Pada 2 Agustus 2021, Satgas Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan kasus positif sebanyak 146 orang. Namun pada hari yang sama, pasien sembuh juga sebanyak 146 orang. Sehari sebelumnya, Satgas mencatat tambahan kasus baru sebanyak 241 orang, dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 217 orang. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional