Penemuan Mayat Perempuan di Tengah Sawah Gegerkan Warga Montong Gamang

Mataram (suarantb.com) – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas menggegerkan warga Dusun Bingkok, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah (Loteng). Mayat tersebut tergeletak di tengah sawah warga dengan posisi wajah ditutupi lumpur.

Mayat perempuan tersebut diperkirakan berumur 25 tahun dengan ciri-ciri menggunakan baju putih berlengan pendek dan menggunakan celana training berwarna biru dongker. Beredar spekulasi di tengah warga bahwa mayat tersebut merupakan korban kekerasan seksual.

Iklan

Kasubag Humas Polres Loteng, AKP I Made Suparta yang dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Mayat tersebut pertama kali  ditemukan oleh warga bernama Fatun dan Gusli asal desa setempat, Minggu, 18 Desember 2016. Saksi kemudian bergegas melaporkan kejadian tersebut pada warga sekitar.

“Saat itu saksi Fatun hendak memancing di sekitar lokasi. Ia kemudian melihat mayat berjenis kelamin perempuan yang tergeletak di sawah warga. Kemudian ia memberitahukan pada warga, dan diteruskan pada pihak kepolisian,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin, 19 Desember 2016.

Pihak kepolisian dari Polsek Kopang bersama Tim Identifikasi Polres Loteng bergegas ke lokasi penemuan mayat. Hingga saat ini mayat tersebut dititipkan di RSUD Praya. Sementara hingga saat ini polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban.

“Kita belum dapat menyimpulkan, karena masih di rumah sakit. Kita terus melakukan pencarian barang bukti untuk mengetahui penyebab kematian korban,” jelasnya.

Untuk diketahui, foto mayat perempuan tersebut beredar luas di facebook. Warga yang menyaksikan menyempatkannya untuk mengunggahnya ke akun facebooknya. Sehingga beredar luas di internet. Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak cepat berspekulasi tentang kematian korban, dan berharap menyerahkan penyidikannya pada pihak kepolisian.

Polisi juga berharap agar masyarakat tidak mengunggah foto tersebut pada media sosial. Karena mengandung unsur kekerasan dan agar keluarga korban tidak mengalami trauma hebat akibat peristiwa tersebut. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here