Penemuan Mayat Gegerkan Warga Kuripan

Warga kuripan digegerkan dengan penemuan mayat di Sungai Takoe Rabu, 3 April 2019 sekitar pukul 12.15 wita. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Warga Dusun Monto Desa Kuripan Kecamatan Kuripan Lombok Barat digegerkan dengan kejadian penemuan mayat, di sungai Takoe Rabu,  3 April 2019 sekitar pukul 12.15 wita. Mayat berjenis kelamin laki-kali ini bernama Rudik (80) warga dusun Penurunan Puntik, Desa Babussalam Kecamatan Gerung. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, pihak Polres Lobar tengah melakukan penyelidikan.

Informasi yang diperoleh Koran ini, mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.15 wita oleh  Rosi (23) dari Dusun Monto, Desa Kuripan bersama rekannya Jummah (22). Saat mandi di kali tersebut,  saksi mata melihat ada barang mencurigakan mengapung dan tersangkut. Saksi mata mengira kalau barang mencurigakan itu mainan boneka. Rosi mengaku belum berani mendekati barang tersebut, sehingga ia pun memaggil temannya bernama Jummah.

Iklan

Kedua saksi ini pun melihat langsung sesosok mayat itu untuk memastikan apakah itu boneka ataukah manusia. Setelah beberapa menit melihat kondisi sesosok mayat itu, ia mulai curiga banyak lalat dan bercak darah di tubuh korban sehingga dipastikanlah bahwa yang ditemukan itu manusia. Selanjutnya jummah menghubungi orang tuanya dan berteriak memanggil warga dan melaporkan temuan ini ke Babin dan Polsek Gerung.  Menindaklanjuti laporan itu, sekitar 13.00 wita, KSPK dan Kanit Reskrim beserta anggota langsung mendatangi TKP. Setelah beberapa saat kemudian, anggota kepolisian bersama warga mengevakuasi mayat korban ke rumah duka.

Informasi yang diperoleh dari keluarga korban bernama Mahli (45) menyampaiakan bahwa senin (1/4) lalu sekitar pukul 13.00 korban keluar menuju SD 3 Lintak Buwur. Korban keluar  tanpa memberitahu ke pihak keluarga. Hingga sore hari, Korban tak kembai ke rumah sehingga keluarga berusaha melakukan pencarian namun tidak hasilnya. Selajutnya Rabu (3/4) sekitar pukul 13.00 wita keluarga mendapat informasi bahwa ada penemuan mayat di Sungai Takoe.

Setelah mendapatkan Informasi keluarga pun mendatangi TKP dan melihat jenazah tersebut untuk memastikan bahwa benar mayat tersebut adalah keluarganya. “Setelah melihat dari baju yang dikenakan,  ternyata itu adalah keluarga kami,”kata dia Diakuinya, korban megalami gangguan kejiwaan.  Pihak keluarga pun sudah menerima dengan Iklas dan akan dilakukan proses pemakaman. Sementara itu, Kapolsek Gerung Akp Didik Harianto, SH membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurut dia, korban yang ditemukan di sungai Desa Kuripan merupakan warga Babussalam. “Mayat ini warga Babussalam ditemukan di sungai desa Kuripan. Penyebab kematian kami belum tahu karena masih dilakukan penyelidikan,”jelas dia. Kasus ini kata dia ditangani oleh Reskrim Polres Lobar. (her)