Penemuan Bayi Perempuan Gegerkan Warga Masbagik

Inilah bayi perempuan yang ditemukan warga di depan Kantor Desa Masbagik Timur pada, Sabtu, 26 Desember 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lotim. Kali ini, bayi ditemukan di depan pintu gerbang Kantor Desa Masbagik Timur berjenis kelamin perempuan. Penemuan bayi ini menggegerkan warga sekitar dan langsung mendatangai TKP pada, Sabtu, 26 Desember 2020.

Dari informasi yang dihimpun Suara NTB, bayi itu ditemukan dalam keadaan masih hidup dan berada dalam sebuah kantong plastik berwarna hitam. Bayi malang tersebut ditemukan pada hari Sabtu, 26 Desember 2020, sekitar pukul 20.00 wita oleh warga Dusun Pungkang, Desa Masbagik Timur bernama Asnawati (27).

Saat itu, Asnawati hendak menyeberang di jalan raya yang kemudian secara tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi. Ia kemudian berjalan sambil mencari tahu asal tangisan tersebut. Saat berada di depan Kantor Desa Masbagik Timur, Asnawati melihat kantong plastik warna hitam yang berisikan bayi perempuan.

Asnawati yang terkejut dengan kondisi gerimis, langsung bergegas membawanya ke rumah orang tuanya untuk membuka kantong plastik dan memakaikannya pakaian yang sewajarnya.

Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu. Lalu Jaharudin, membenarkan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di depan gerbang Kantor Desa Masbagik Timur. Kondisi bayi saat ditemukan itu dalam keadaan sehat. Adapun tindakan yang dilakukan saksi setelah itu dengan membawa bayi tersebut ke rumah Kades Masbagik Timur bersama temannya, Muhimmah untuk melaporkannya dan dibawa ke Polindes Masbagik Timur untuk mendapatkan perawatan medis.

“Menurut bidan yang menanganinya, diperkirakan bayi tersebut baru berusia 2,5 jam yang lalu,” terangnya. Saat ini, bayi tanpa dosa tersebut dirujuk oleh Bidan Desa ke Puskesmas Masbagik untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif agar dapat hidup normal sebagaimana mestinya. (yon)