Penempatan Sejumlah Pejabat di Lobar Tak Sesuai Keahlian

Sekda Lobar, H. Moh. Taufiq (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Mutasi pejabat di lingkup Pemkab Lombok Barat (Lobar) diperkirakan akan digelar awal tahun 2019. Pasalnya hasil job fit 24 pejabat sudah keluar. Bahkan pihak Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Lobar sudah menyerahkan hasil itu kepada Bupati Lobar untuk menjadi pertimbangan.

Sekda Lobar H. Moh. Taufiq menegaskan hasil job fit terdapat sejumlah pejabat eselon II yang tak sesuai penempatan baik dari sisi keahlian dan background pendidikan. “Pejabat ini bakal diroling,” tegasnya akhir pekan kemarin.

Iklan

Hasil ini, tambahnya, bakal dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai dasar untuk melakukan mutasi eselon II. Kemungkinan mutasi bakal digelar paling lambat awal tahun depan. Apalagi job fit yang sudah digelar bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kepala OPD sekaligus mengevaluasi penempatan para kepala OPD mana yang paling tepat supaya didapatkan the man on the right place.

Hasil dari job fit ini jelas dia akan dijadikan bahan untuk mutasi awal tahun depan. Terkait seperti apa hasil job fit sendiri kata sekda, baru akan dibahas dalam rapat panitia, setelah itu dilaporkan ke bupati. Selanjutnya lapor ke Komisi ASN, baru ke Kemendagri untuk meminta izin mutasi. Karena yang dimutasi adalah para eselon II, sehingga perlu ada izin dari Komisi ASN dan Kemendagri. Setelah rekomendasi dari Komisi ASN keluar, barulah ke Kemendagri dan provinsi. Proses usulan ini ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan, sehingga jika berjalan lancar mutasi bisa digelar secepatnya.

Apakah akan terjadi pergeseran pejabat eselon II besar-besaran, sekda memastikan, tidak ada istilah besar-besaran mutasi pejabat. Hal ini jelasnya tergantung dari hasil evaluasi job fit dari tim panitia nanti.

Sementara itu Kepala BKD dan PSDM Lobar Suparlan, S.Sos., mengatakan pihaknya sudah menyerahkan hasil job fit ke bupati. “Hasil job fit sudah kita serahkan ke pak bupati. Tinggal menunggu tindaklanjutnya, kapan dilakukan (mutasi) oleh beliau (bupati, red),” ungkapnya.

Selain itu, rotasi pejabat untuk eselon III dan IV akan dilakukan. Menurutnya mutasi menjadi suatu kebutuhan. Mengingat terdapat sejumlah jabatan yang lowong, baik karena promosi maupun pensiun. Di antaranya Camat Batulayar, Camat Lingsar, Sekretaris DPMD, Dinas Lingkungan Hidup, Irban Inspektorat dan beberapa lainnya.“Cukup lama itu kosong, belum lagi kita bicara yang eselon IV yang pensiun,” ujarnya.

Untuk eselon II yang mengalami kekosongan, Suparlan mengatakan tidak bisa langsung diisi. Sebab harus melalui jalur pansel. Pihaknya berharap mutasi itu bisa digelar dalam waktu dekat ini agar kekosongan jabatan itu bisa segera terisi. (her)