Penempatan Pejabat, Walikota Jamin Bukan Didasari Faktor Kedekatan

Mataram (suarantb.com) – Dalam penempatan pejabat saat mutasi yang rencananya akan dilaksanakan akhir Desember mendatang, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh menegaskan bukan atas dasar kedekatan dirinya dengan pejabat bersangkutan. Hasil assessment yang dilaksanakan akan dijadikan acuan sebelum melakukan mutasi pejabat.

“Kita sangat selektif. Tapi bukan berarti karena kita dekat dengan pejabat tertentu, lalu serta-merta kita angkat,” jelasnya, Kamis, 27 Oktober 2016.
Ahyar mengatakan, Pemkot Mataram membutuhkan perangkat daerah yang memiliki loyalitas tinggi kepada pimpinannya. Selain itu pejabat terkait harus memiliki integritas, kompetensi, kapasitas dan profesionalitas untuk menduduki jabatan tertentu.

Iklan

Kendati demikian aspek kedekatan menurutnya juga penting. Hal tersebut dapat menjamin dengan pasti rekam jejak pejabat-pejabat yang akan dipimpinnya tersebut.

“Tidak mungkin seorang pimpinan akan memilih orang yang tidak memiliki loyalitas. Tetapi tidak dalam arti ‘hitam putih’ seperti itu,” jelasnya.

Menurutnya, loyalitas pegawai dapat membantu Pemkot Mataram dalam menjalankan tugas dan kewajiban kepada masyarakat. Pemkot Mataram berkewajiban mewujudkan harapan masyarakat yang tertuang dalam RPJMD yang telah disepakati. Oleh karena itu, Pemkot Mataram membutuhkan dukungan dari perangkat daerah untuk menyukseskan dan merealisasikan harapan tersebut.

Walikota juga menampik penyelenggaraan assessment sekadar formalitas untuk memenuhi amanat UU. Ia mengatakan, hasil assessment akan jadi pertimbangan utama dalam menentukan penempatan jabatan. Sebab hasil assessment menunjukkan gambaran kapasitas para pejabat.
“Tapi itu (hasil assessment) bukan satu-satunya, bukan harga mati di situ,” ujarnya. (rdi)