Mutasi Kepsek Tinggal Tunggu Petunjuk Gubernur

0
2
Para kepala SMA, SMK, dan SLB negeri se-Pulau Lombok saat mengikuti rapat koordinasi dengan jajaran pimpinan Dinas Dikbud NTB di Kantor Dinas Dikbud NTB pekan lalu. Mutasi kepsek selangkah lagi akan dilakukan, Dinas Dikbud NTB tinggal menunggu petunjuk Gubernur NTB. (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) –  Mutasi kepala sekolah (kepsek) dan pengisian jabatan kepala SMA dan SMK yang masih kosong selangkah lagi akan dilakukan. Saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tinggal menunggu petunjuk Gubernur NTB terkait mutasi kepala sekolah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., kepada Suara NTB, Senin, 20 Januari 2020 mengatakan, berkas terkait mutasi kepala sekolah sudah diserahkan ke gubernur. Pihaknya kini sedang menunggu petunjuk gubernur untuk melakukan mutasi kepala sekolah. “Sudah di Pak Gubernur (berkas mutasi), dan menunggu petunjuk beliau,” ujar Aidy.

Sebelumnya ia mengatakan mutasi kepala sekolah tidak bisa dihindari, karena 25 jabatan kepala sekolah yang kosong dan diisi oleh pelaksana tugas, juga tiga orang kepala sekolah pensiun per 31 Desember 2019 lalu. Selain itu, hasil evaluasi kinerja kepala sekolah juga sudah didapatkan, dengan hasilnya sekitar 20-an orang mendapatkan nilai di bawah baik. Dengan begitu berarti akan ada kepala sekolah yang kembali menjadi guru biasa.

Aidy menekankan, kepala sekolah baru berasal dari calon kepala sekolah yang telah mengikuti Diklat calon kepala sekoalh dan telah memperoleh sertifikat. Ia menegaskan, kepala sekolah yang sudah menjadi kepala sekolah maupun yang akan dipromosikan harus memiliki sertifikat kepala sekolah atau calon kepala sekolah. Bahkan harus telah memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).

“Bagi yang ikut seleksi calon kepala sekolah tahun 2017-2018 sudah punya sertifikat, cuma tidak diganti setiap tahun. Kepsek akan diganti, sehingga ada promosi ketika prestasi kerja kepsek tidak bagus, atau prestasi kerja bagus, tapi berkasus,” kata Aidy yang saat ini masih menjabat Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB.

  Penjemput Siswa Dilarang Parkir di Depan Sekolah

Selain itu, jumlah calon kepala sekolah juga cukup banyak di daerah tertentu, seperti Lombok Timur yang mencapai 24 sampai 26 orang. Namun di Bima dan Dompu malah kekurangan. Aidy mengatakan pihaknya tidak mungkin menempatkan calon kepala sekolah asal Lombok Timur untuk bertugas di luar daerah. Aidy juga mengatakan, saat mutasi nanti dimungkinkan perpindahan kepala sekolah antara sekolah. Kepala sekolah yang berpengalaman akan mengisi sekolah yang cukup besar. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here