Peserta Tabligh Akbar Komunitas Yuk Ngaji Lampaui Ekspektasi

0
10
Suasana tabligh akbar yang digelar komunitas Yuk Ngaji Lombok di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur Provinsi NTB, Minggu, 19 Januari 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Komunitas hijrah yang dikenal dengan nama Yuk Ngaji Lombok menggelar kegiatan tabligh akbar yang berlangsung di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur Provinsi NTB, Minggu, 19 Januari 2020.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini terpantau sudah padat antrian satu jam sebelumnya. Tabligh Akbar dengan tema “Dehallyusinasi : Share your happiness” ini turut menghadirkan enam pendakwah langsung dari Yuk Ngaji Pusat Jakarta, yakni Ust. Husain Asaidi, Ust. Cahyo, ust. Weemar aditya, hingga pegiat sosial media dan konten kreator islami seperti Hawariyyun, Shifruun dan Fuad Naim yang sedang hits di kalangan milenial.

Sementara itu, Koordinator Yuk Ngaji Lombok, Edy Haryanto saat ditemui usai kegiatan mengatakan tabligh akbar ini lebih berbentuk sharing dan motivasi dakwah yang dikemas dengan kekinian agar mudah diterima kalangan milenial.

“Milenials pada saat ini dekat dengan korean wave, dakwah melalui tren sangat efektif di kalangan milenials khususnya NTB.”

Walau temanya kekoreaan namun sebenarnya substansinya lebih kepada bagaimana move on dari tokoh-tokoh fiktif drama korea dan lebih mencintai Islam, khususnya pribadi Rasulullah Saw ” ujar Edy.

“Alhamdulillah yang hadir di luar ekspektasi, dari target 500 peserta, kini hadir 850an lebih muda-mudi yang cinta akan dakwah,” tutup Edy.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Divisi Humas, Fajar menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sekaligus mempromosikan gaya hidup zero waste di NTB. “Peserta yang hadir memperoleh tumbler dan goodie bag. Islam adalah rahmatan lil alamin, untuk itu kita wajib menjaga bumi kita, dengan mengurangi sampah kita turut berpartisipasi dalam zero waste dan mempresentasikan seorang muslim sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW,” jelas Fajar.

  Prof. Natsir Putra Wera Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unram

“Rasulullah Saw adalah sebaik-baiknya teladan,” tutupnya. (r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here