Beranda Kota Mataram SMK Yarsi akan Buka Tiga Kompetensi Keahlian Baru

SMK Yarsi akan Buka Tiga Kompetensi Keahlian Baru

0
5
Siswa SMK Yarsi Mataram saat melakukan praktik di laboratorium keperawatan. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – SMK Yarsi Mataram akan membuka tiga kompetensi keahlian baru pada tahun ajaran baru mendatang. Sistem pendidikan di SMK Yarsi mengutamakan penguasaan kompetensi bagi siswa.

Kepala SMK Yarsi Mataram, Lalu Rusmika Apriwijaya, S.Kep., MM.,pada Selasa, 7 Januari 2020 mengatakan, pada tahun ajaran 2020/2021 nanti pihaknya akan membuka Usaha Perjalanan Wisata, Teknik Komputer Jaringan, dan Perhotelan. Kompetensi keahlian tersebut akan melengkapi kompetensi keahlian yang sudah ada sebelumnya yaitu  keperawatan, farmasi, dan care giver.

Rusmika menjelaskan, pihaknya sedang mempersiapkan kelengkapan sarana dan prasarana  untuk tiga kompetensi keahlian baru itu. “Kami sedang menyelesaikan MoU dengan lahan praktik dan mengenai guru sudah kita siapkan. Dan SMK Yarsi Mataram sudah mulai membuka pendaftaran bagi siswa baru.Bagi yang ingin mendaftar bisa mulai bulan Januari ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, SMK Yarsi mengembangkan pembelajaran dengan kurikulum 2013. “Sehingga dalam pembelajarannya juga kita menggunakan sistem teori dan praktik di mana anak-anak kita nantinya begitu selesai sekolah sudah bisa untuk bekerja,” katanya.

SMK Yarsi Mataram juga fokus pada bidang akademik dan non akademik. Di kegiatan non akademik, siswa SMK Yarsi tetap giat mengikuti lomba baik tingkat lokal maupun tingkat provinsi. Beberapa waktu lalu, seorang siswi SMK Yarsi meraih juara 2 lomba karate dalam kejuaraan Gubernur Cup.

Terkait pengembangan kurikulum, SMK Yarsi Mataram sudah melaksanakan workshop peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui workshop pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum 2013. Rusmika berharap bapak dan ibu guru bisa mengaplikasikan semua perangkat pembelajaran, seperti membuat desan pembelajaran, peniliaan dengan sistem penilaian dengan sistem Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi, membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan silabus di dalam proses belajar mengajar. “Tujuan dari workshop yaitu untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui pengembangan perangkat pembelajaran,” katanya. (ron)

  Paskibraka, ‘’Ambassador’’ untuk NTB

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here