Gubernur : Belajar ke Luar Negeri Membangun Cara Pandang yang Luas

sosialisasi beasiswa NTB ke luar negeri (Kategori B, S1 tujuan China), di Aula Handayani, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Selasa, 15 Oktober 2019. (Suara NTB/Humas NTB)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri acara sosialisasi beasiswa NTB ke luar negeri (Kategori B, S1 tujuan China), di Aula Handayani, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Selasa, 15 Oktober 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengutarakan harapannya agar siswa-siswi yang mengikuti program ini nantinya tidak hanya diarahkan untuk menekuni bidang studi manajemen dan bisnis. Tapi juga belajar di bidang kimia dan teknik.

Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB berpendapat, mengirim siswa-siswi ke China tidak hanya mengajarkan siswa-siswi masalah kedisplinan ataupun kecerdasan. Tapi, mengirim siswa-siswi ke luar negeri ini merupakan bagian dari upaya membangun cara pandang yang luas.

“Kita tahu bersama, anak-anak NTB ini cerdas-cerdas, tinggal kita selaku orang tua membukakan mereka jalan dan memperluas cara pandang mereka,” ungkap Bang Zul.

Lebih jauh, Gubernur NTB berpesan kepada suluruh kepala sekolah yang juga hadir pada kesempatan tersebut untuk membukakan ruang kepada seluruh anak didiknya untuk melanjutkan studi, tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri.

sosialisasi beasiswa NTB ke luar negeri (Kategori B, S1 tujuan China), di Aula Handayani, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Selasa, 15 Oktober 2019.

“Anak-anak kita di NTB ini sangat perlu dikirim ke luar negeri, karena secara tidak langsung kita mendidik mereka untuk menjadi pemimpin bangsa,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Kadis Dikbud Provinsi NTB, Rusman, SH, MH, melaporkan bahwa, sosialisasi tersebut merupakan salah satu tindaklanjut program kerja gubernur untuk mengirim mahasiswa NTB ke luar negeri. Dikbud menjadi dinas yang diberi tugas tambahan oleh gubernur untuk memfasilitasi segala proses persiapan dalam mendapatkan beasiswa tersebut.

Lebih jauh, Rusman mengaku bahwa, Dikbud sudah menjalankan kerjasama dengan LPP NTB untuk menyeleksi siswa pada kategori B untuk S1 ke China.

“Kebetulan pada bulan-bulan ini kedutaan China sudah mengirim para volunteer untuk mendampingi program kita guna mengirim siswa-siswi yang ada di NTB untuk melanjutkan S1-nya di China,” ungkap Rusman.

Kadis Dikbud juga menerangkan bahwa salah satu tindaklanjut program beasiswa tersebut berupa penguatan bahasa asing. “Alhamdulillah untuk penguatan bahasa asing, saat ini Dikbud sudah mulai menjalin kerjasama dengan rumah bahasa sejak empat bulan lalu,” ujarnya.

Selain itu, kepala sekolah negeri dan swasta yang hadir pada kesempatan tersebut mengaku senang dan mengapresiasi progam Gubernur NTB untuk mengirim ratusan siswa NTB untuk melanjutkan Studi S1 ke China.

Foto BErsama Peserta sosialisasi beasiswa NTB ke luar negeri (Kategori B, S1 tujuan China), di Aula Handayani, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Selasa, 15 Oktober 2019.

Salah satunya, Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram, H. Sahnan. Ia mengaku merasa menjadi bagian dari program pengiriman mahasiswa ke luar negeri tersebut.

“Alhamdulillah, program pengiriman mahasiswa ini tidak hanya dirasakan di tataran universitas atau perguruan tinggi. Kami bersyukur bisa merasakan program tersebut untuk mengirim anak didik kami untuk melanjutkan studinya. Kami sangat bahagia dan sangat merasakan program tersebut,” Imbuhnya.

Dalam sosialisasi tersebut, turut hadir Kadis Dikbud Provinsi NTB, Kepala Divisi Kerjasama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP NTB) beserta seluruh kepala sekolah negeri dan swasta di Lombok. (r)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.