STIE AMM Mataram Raih Penghargaan ICSB Indonesia Presidential Award 2019

Ketua STIE AMM Mataram, H. Umar Said (kanan) menerima penghargaan International Council for Small Business (ISCB) Indonesia Presidential Award 2019 pada kategori Academic & Reseacher di kegiatan Galang UKM Indonesia 2019 di Kantor Gubernur NTB, Kamis,  3 Oktober 2019.

Mataram (Suara NTB) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMM Mataram memperoleh penghargaan International Council for Small Business (ISCB) Indonesia Presidential Award 2019 pada kegiatan Galang UKM Indonesia 2019, Menuju UKM Brilian di Kantor Gubernur NTB, Kamis,  3 Oktober 2019.

Ketua STIE AMM Mataram, Dr. H. Umar Said, SH., MM., menerima langsung penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Saswadi, MM.

STIE AMM Mataram meraih apresiasi dan penghargaan ICSB Indonesia Presidential Award 2019 pada kategori Academic & Reseacher atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung kemajuan Usaha Kecil Menengah di wilayah Mataram dan NTB. Selain STIE AMM, sejumlah lembaga lain juga memperoleh penghargaan untuk berbagai kategori lainnya.

Director of Youth Empowerment ICSB Indonesia, Danu Sofwan mengatakan, ICSB didukung oleh empat pilar yaitu praktisi, pemerintah, akademisi, dan pelaku bisnis. “Kami ingin memberi apresiasi ICSB Presidential Award kepada empat pilar ini di mana apresiasai ini adalah bentuk kami berterima kasih atas dukungan dari empat pilar yang kami sebutkan tersebut, supaya bisa terus mendorong para pelaku UMKM

ini supaya bisa lebih maju lagi, khususnya di Kota Mataram, NTB,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Galang UKM Indonesia ini sudah terselenggara bertahun-tahun. Tahun ini merupakan tahun keempat yang didukung penuh oleh bank BRI, MarkPlus Institute, ICSB, dan Kementerian Koperasi dan UMKM Indonesia.

Sementara itu, Kabag. Humas STIE AMM, Ahmad Bairizki, SE., MM., menjelaskan, STIE AMM berhasil mendapatkan penghargaan kategori Academic & Researcher berdasarkan hasil survei dan penilaian yang dilakukan oleh tim Markplus Institute kepada sejumlah Perguruan Tinggi di Provinsi NTB yang memiliki program Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis.

“Penilaian bukan hanya sebatas memiliki kegiatan  program wirausaha. Namun juga bagaimana kampus mampu memberikan dampak perekonomian positif yang turut dirasakan oleh pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. Prestasi ini cukup membanggakan bagi kami, karena semakin menguatkan citra dan posisi kampus STIE AMM sebagai kampus unggul, baik dalam mencetak generasi pengusaha dan juga para profesional,” ujarnya.

Kedepannya, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan  kemauan dan kemampuan masyarakat melalui berbagai pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan. “Hal ini tentu tidak terlepas dari peran dan kontribusi pemerintah dan sektor swasta sebagai fasilitator,” ujar Bairizki. (ron)