Dikbud NTB Buka Pendaftaran Seleksi Calon Kepsek

Rusman (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB membuka pendaftaran seleksi calon kepala SMA/SMK/SLB tahun 2019. Pendaftaran mulai dibuka pada Kamis, 3 Oktober 2019 hari ini. Dinas Dikbud NTB menargetkan sebanyak 75 orang yang akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah, sedangkan untuk jumlah pendaftar tidak dibatasi.

Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Rusman ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 2 Oktober 2019 mengatakan, Dinas Dikbud NTB akan mengadakan seleksi calon kepala sekolah. Seleksi tersebut untuk memenuhi kebutuhan kepala sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB, Dr.H. Aidy Furqon, S.Pd.,M.Pd., ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pada tahun 2019 ini pihaknya merencanakan melakukan Diklat untuk 75 orang, tapi jumlah pendaftar bebas. Nantinya semua pendaftar akan diseleksi secara administrasi. Pendaftar yang lulus administrasi berhak mengikuti seleksi substansi.

“Seleksi administrasi ini dilakukan oleh Dikbud NTB, kita umumkan hasil seleksi administrasi. Peserta yang lulus seleksi administrasi berhak ikut seleksi substansi,” kata Aidy.

Seleksi substansi akan dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS). LPMP dan LPPKS nantinya yang berwenang untuk melaksanakan Diklat. “Mereka yang lulus dalam seleksi subtansi, nanti dipanggil untuk Diklat calon kepala sekolah. Kami harapkan 75 orang dari kuota yang disiapkan bisa terisi semua” jelas Aidy.

Pendaftaran mulai dilaksanakan hari ini di dengan melengkapi berkas di UPT Layanan Pendidikan

Menengah dan Pendidikan Khusus-Pendidikan Layanan Khusus (Dikmen dan PK-PLK). Nantinya UPT Dikmen dan PK-PLK mengirimkan data dan berkas ke Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB untuk dilakukan cek kembali. Nantinya Dinas Dikbud NTB mengumumkan pendaftar yang lulus seleksi substansi.

Aidy mengungkapkan, pihaknya memprioritaskan calon kepala SMK dan SLB, karena dari diklat calon kepala sekolah tahun 2017 dan 2018 rata-rata yang mengikuti diklat calon kepala SMK sudah terangkat semua. Bahkan tidak ada peserta dari calon kepala SLB 2018 yang masih tersisa. Selain itu, juga disiapkan calon kepala SMA terutama untuk wilayah yang masih kekurangan orang.

“Tahun ini di beberapa kabupaten/kota untuk calon kepala SMA kita perlu siapkan seperti di Kabupaten Bima, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Walau pun hasil 2018, itu masih belum semua diangkat, rata-rata belum diangkat banyak dari SMA di Kota Mataram,” katanya.

Pihaknya mengharapkan juga calon kepala sekolah dari beberapa wilayah yang zonasi jauh. Ia mengambil contoh untuk wilayah Sanggar, Tambora, dan Kilo. Aidy mengharapkan banyak pendaftar dari wilayah itu. “Kami harapkan banyak pendaftar dari sana, keterwakilan wilayah bisa terwakili, mereka akan secara sungguh-sungguh dan serius karena dekat melaksanakan tugas,” katanya.

Dasar pengajuan pelaksanaan perekrutan calon kepala sekolah tersebut berdasarkan Permendikbud nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. “Rangkaian seleksi calon kepala sekolah ini ditargetkan sampai bulan Desember tahun 2019,” pungkas Aidy. (ron)