Siapkan SDM, Hinabi akan Didik anak NTB Jadi Operator dan Pembuat Alat Berat

Bakrun (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Potensi tambang yang dimiliki NTB cukup besar. Melihat potensi yang begitu besar, Sumber Daya Manusia (SDM) NTB harus juga dipersiapkan. Pemerintah pusat bersama pengusaha industri alat berat yang tergabung dalam Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi) akan mendidik anak-anak SMK menjadi operator dan membuat alat berat.

Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dr. Ir. M. Bakrun, MM., mengatakan salah satu anggota Hinabi, PT. Komatsu Indonesia mengembangkan Kelas Komatsu di SMKN 6 Mataram. SMKN 6 Mataram merupakan salah satu dari 36 SMK yang didirikan anggota Hinabi untuk penyiapan SDM yang dibutuhkan dunia industri.

“Kenapa kita menyiapkan SDM. Agar terjadi link and match antara sekolah dan industri. Ini belum secara penuh apa yang dibutuhkan industri, diajarkan di sekolah. Dengan adanya kelas ini, apa yang dibutuhkan industri. Nanti dipelajari di sekolah yang bersangkutan,” kata Bakrun dikonfirmasi usai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov NTB dengan Hinabi di Kantor Gubernur, Jumat, 20 September 2019.

Bakrun menjelaskan sebanyak satu kelas anak-anak SMKN 6 Mataram akan dididik membuat alat berat. Selain itu, mereka juga akan dididik menjadi operator yang andal sesuai kebutuhan dunia industri.

Ia menyebut, NTB merupakan satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang menjadi tempat pengembangan SDM SMK yang link and match dengan kebutuhan industri. Dari 36 SMK yang didirikan, sebanyak 35 SMK berada di Pulau Jawa. NTB dijadikan sebagai daerah percontohan di luar Pulau Jawa.

“Yang jelas potensi SDM bisa dikembangkan. Kemudian potensi tambangnya besar juga. Agar SDM pertambangan bisa berasal dari daerah setempat. Tapi harus sesuai kriteria kompetensinya. Industri menginginkan sesuai kriterianya. Makanya dididik sesuai kriteria yang diperlukan,” jelasnya.

Bakrun menambahkan, satu kelas anak yang dididik jumlahnya 24 – 36 orang. Selain melatih anak-anak SMK. Para guru juga akan dilatih oleh PT. Komatsu Indonesia. Setelah diajarkan di sini, kemudian anak-anak SMKN 6 Mataram akan magang di perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) NTB, Ir. Andi Pramaria, M. Si menjelaskan SMKN 6 Mataram akan didampingi PT. Komatsu Indonesia dalam mencetak tenaga kerja yang sesuai kebutuhan perusahaan. Di daerah lain, kata Andi, PT. Komatsu mendirikan SMK Pertambangan, seperti di Konawe.

Ia mengaku meminta agar mereka juga mendirikan SMK Pertambangan di NTB. Karena di NTB akan segera dibangun pabrik smelter dan industri turunannya. Sehingga harus ada SDM lokal yang haru benar-benar ahli di bidang pertambangan. (nas)