400 Anak NTB Dikirim Belajar ke Luar Negeri

Gubernur NTB saat berpidato di hadapan ratusan pemuda NTB yang menjadi peserta program beasiswa NTB ke Malaysia dan Polandia, Senin, 16 September 2019. (Suara NTB/Humas NTB)

Mataram (Suara NTB) – Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc – Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd. ( Zul – Rohmi), lebih dari 400 anak-anak NTB dikirim belajar ke luar negeri. Sesuai target RPJMD, Pemprov NTB akan mengirim 1.000 anak NTB belajar ke luar negeri sampai 2023 mendatang.

Direktur Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, Irwan Rahadi, M.Sc mengatakan, dalam waktu dekat akan dikirim 148 anak-anak NTB untuk kuliah ke Malaysia dan Polandia. Ia menjelaskan, semula ada 152 anak-anak NTB yang akan dikirim kuliah dengan tujuan dua negara tersebut. Tetapi ada empat orang yang menunda keberangkatan untuk tahap berikutnya.

‘’Sampai saat ini, selain pengiriman ke Malaysia dan Polandia. Lebih dari 400 orang anak-anak NTB kita kirim ke luar negeri. Kalau sama rumah bahasa, 1.000 cendekia sudah tercapai,’’ sebut Irwan saat acara pelepasan ratusan anak NTB yang akan dikirim ke Malaysia dan Polandia, di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur, Senin, 16 September 2019 sore.

Sebelumnya, LPP NTB sudah memberangkatkan anak-anak NTB melanjutkan kuliah ke Polandia, China dan Taiwan. Dari ratusan awardee yang sudah dikirim ke luar negeri, Irwan menyebut sebaran asal awardee masih belum merata di kabupaten/kota yang ada di NTB.

Sehingga ke depan, pihaknya berharap hal ini menjadi perhatian. Dikatakan, ada kabupaten yang sebaran awardee tak sebanyak kabupaten/kota lain di NTB. Namun ia tak menyebutkan kabupaten tersebut. “Mungkin ada kebijakan khusus nanti ke depan memastikan keadilan untuk semua anak NTB,” katanya.

Selain seratusan anak-anak NTB yang dikirim ke Malaysia, juga ada 26 anak NTB yang akan dikirim belajar ke Polandia. Ia memberikan apresiasi kepada Pemprov NTB yang memberikan dukungan selama ini. Irwan mengatakan, studi ke luar negeri merupakan kebijakan yang tidak instan hasilnya. Namun, manfaatnya baru akan kelihatan lima tahun yang akan datang.

Kepada para awardee yang akan diberangkatkan ke Malaysia dan Polandia, Irwan berharap mereka menjaga nama baik NTB. Mereka harus memastikan ketika orang luar menyebut NTB, mereka teringat keindahan NTB. Sehingga mereka berkenan berkunjung ke daerah ini.

Irwan menjelaskan, alasan dipilihnya Polandia sebagai salah satu tujuan anak-anak NTB. Ia menjelaskan, biaya pendidikan di sana cukup murah. Jika melalui skema formal, biaya untuk mendaftar kuliah ke sana  bisa mencapai Rp50 juta satu orang. Tetapi dengan negosiasi yang dilakukan, biayanya bisa ditekan sampai seperlima. Sehingga banyak anak NTB yang dapat dikirim ke Polandia.

Sekarang, ada kampus di Polandia yang menawarkan beasiswa erasmus. Beasiswa erasmus ini, anak-anak NTB yang kuliah ke sana bukan saja di Polandia. Tetapi juga bisa ke Yunani, Perancis dan lainnya. “Itu yang mereka tawarkan kepada kita. Kenapa negara ini kami bidik,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc berpesan kepada para penerima beasiswa untuk memperhatikan segala hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk keberangkatan. Gubernur berharap mereka dapat menjadi inspirasi pemuda lainnya yang ada di NTB. Sehingga semakin banyak anak-anak NTB yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Teman-teman mahasiswa yang dipilih ini bukan hanya pintar, tapi saya yakin teman-teman punya mental yang kuat untuk berjuang, meretas jalan baru yang pernah dilakukan oleh para pahlawan,” kata Gubernur yang akrab disapa Dr. Zul ini.

Ia juga berharap agar anak-anak NTB yang dikirim ke Malaysia dan Polandia itu senatiasa menjaga nama baik daerah. Sehingga dapat tercipta jembatan pengertian dengan banyak negara dan dapat mengharumkan nama baik NTB di kancah internasional. (nas)