Konjen RRT Serahkan 130 Beasiswa bagi Siswa dan Pendidik di Bali

Suasan penyerahan beasiswa kepada siswa dan tenaga pendidik tahun ajaran 2018-2019 dari Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT). (ist)

Denpasar (suarantb.com) – Sebanyak 130 siswa dan tenaga pendidik menerima program beasiswa tahun ajaran 2018-2019 dari Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Acara penyerahan beasiswa dihadiri langsung Konjen RRT Perwakilan Bali, Gou Haodong, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Bali Cahaya Wirawan Hadi dan sejumlah guru sekolah pendamping  penerima beasiswa berlangsung di Hotel Harris Denpasar, Selasa, 13 Agustus 2019. Konjen Gou Haodong menyampaikan terima kasih kepada PPIT Bali, Dinas Pendidikan Bali dan Kota Denpasar, atas dukungannya sehingga program beasiswa ini dapat terlaksana. “Selamat kepada para penerima beasiswa tahun 2019, bagi kami  pelajar asing diberikan beasiswa untuk memperkuat hubungaan dan jalinan kedua negara yang telah berjalan baik dalam kurun waktu yang cukup lama,” katanya.

Dijelaskan, untuk tahun 2019 ini ada beberapa kategori beasiswa yang diberikan,  di antaranya, untuk program  beasiswa unggulan, beasiswa kemajuan, beasiswa pelajar dan beasiswa tenaga pendidik. “Bagi para penerima harus mengingat, dimana beasiswa ini adalah harapan kami, tidak saja sekadar menguasai bahasa semata, namun lebih penting lagi kita mengetahui pola pikir orang lain. Tiongkok dan Indonesia sudah menjalin hubungan lama, melalui program acara ini adalah upaya melanjutkan hubungan yang sudah baik, kedepan kami optimis hubungan Indonesia dan Tiongkok lebih bagus lagi,” ungkap Gou seraya memastikan program ini terus berlanjut.

Sementara itu, Ketua PPIT Cahaya Wirawan Hadi merasa senang, program beasiswa ini dilaksanakan untuk tahun kedua. “Turut senang atas program beasiswa yang tahun ini kali kedua dan kami dari PPIT Bali ikut terlibat,” katanya.

Ia menjelaskan, program beasiswa tahun 2018 berjalan cukup baik dimana sekolah yang ditunjuk apresiasinya cukup baik dan sekarang pihaknya terus mendorong guru dan murid agar terus berpacu diri menempuh pendidikan yang lebih baik. “Harapan kami program beasiswa ini terus berlanjut, dan menjangkau sekolah- sekolah lebih banyak lagi,” tandasnya.

Kadisdik Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy mengungkapkan, pemerintah mengapresiasi atas program beasiswa yang diserahkan Pemerintah Tiongkok. “Saya atas nama Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi atas program beasiswa,  selain Bahasa Inggris, ke depan bahasa lain termasuk  Bahasa Mandarin yang cukup berkembang. Kepada penerima beasiswa, kalian agar lebih giat lagi belajar sebagai pemuda tunas harapan bangsa. Melalui program beasiswa ini mencerminkan hubungan Tiongkok dan Indonesia terjalin cukup baik, terlebih jalinan sejarah antara kedua negara telah berjalan cukup lama,” tegas Kadisdik. Sejauh ini, kunjungan wisatawan ke Bali, khususnya wisatawan asal Tiongkok terus bertambah. “Bagi kami program pengembangan Bahasa Mandarin di Bali begitu sebaliknya orang Tiongkok belajar mengenal Bahasa Indonesia  sangat relevan, terlebih sebagai destinasi wisata dunia, dan memacu pergerakan ekonomi masyarakat. Jadi ke depan jalinan kedua negara akan terus berkembang,” tambah Konjen Gou Haodong. (*)