Agar Merata, Disdik Diminta Penuhi Delapan Standar Pendidikan

Adnan Muchsin (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP tahun pelajaran 2019/2020 lalu, masih banyak sekolah yang berada di pinggiran Kota Mataram kekurangan siswa. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram diminta untuk memenuhi delapan standar pendidikan di semua sekolah, agar masyarakat mau bersekolah di sekolah manapun sesuai zonasi.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram, H. Adnan Muchsin ditemui pekan lalu. Menurutnya, jika melihat delapan standar pendidikan nasional, maka sekolah-sekolah yang terletak di pinggiran Kota Mataram masih kurang. Itulah yang harus jadi perhatian Disdik Kota Mataram.

“Harus jadi perhatian supaya ada pemerataan guru, fasilitas, sarana, laboratorium, perpustakaan, dan lainnya baru bisa menyamai sekolah yang ada di tengah Kota Mataram. Masa harus berulang setiap tahun (ada sekolah kekurangan siswa),” ujarnya.

Dari delapan standar nasional pendidikan, yang sangat perlu dipenuhi oleh sekolah yaitu standar pendidik dan tenaga kependidikan dan standar sarana dan prasarana.  “Pemerintah memenuhi dua standar tadi dan meningkatkan pembelajaran, kalau sudah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan itu baik dan sarana baik, kalau sudah memenuhi kompetensi sesuai mata pelajaran yang diajarkan saya yakin pembelajaran akan lebih baik,” ujarnya.

Delapan SNP yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Pendidikan, dan Standar Penilaian Pendidikan.

Dua standar itu yang menurut Adnan sangat penting untuk didukung dan menjadi kewajiban kementerian dan pemerintah daerah untuk memenuhinya. Ia mengambil contoh, soal Ujian Nasional (UN) yang memerlukan daya nalar tinggi haruslah didukung oleh kemampuan guru dalam mengajar. Jangan sampai guru malah tidak memiliki perangkat pendukung untuk mengembangkan kemampuannya.

Adnan menegaskan, jalan keluar dari masalah PPDB SMP di Kota Mataram haruslah semua SMP memiliki kualitas yang merata. Sekolah yang dibangun tersebar di wilayah Kota Mataram sebenarnya ingin memudahkan orang tua dalam menyekolahkan anaknya. Namun saat ini orang tua siswa juga paham sekolah mana saja yang bermutu. Jika kualitas sudah merata, maka orang tua siswa tidak akan bingung memilih sekolah. (ron)