Kuota Guru CPNS NTB 400 Orang

Mataram (Suara NTB) – Kuota guru dalam formasi CPNS di NTB sebesar 400 orang. Bagi guru yang nantinya mendapatkan SK Gubernur sebagai guru kontrak daerah bisa tetap mengikuti seleksi CPNS.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqon, S.Pd., M.Pd., ditemui di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan, untuk CPNS, pada awal tahun 2017 lalu dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), NTB mendapatkan kuota CPNS guru 400 orang.

“Pihak BKD mengatakan, karena kebutuhan guru di NTB tinggi, diberikan kuota 400,” kata Aidy.

Baca juga:  Seleksi CPNS 2019: Badan Kepegawaian Negara Ungkap Trik Rahasia agar Lulus

Dari jumlah 400 orang yang diusulkan itu,  Aidy menjelaskan, dibagi menjadi 200 orang untuk guru produktif, 100 orang untuk guru Sekolah Luar Biasa (SLB), dan 100 orang untuk

guru normatif dan adaptif.

Aidy juga menekankan, bagi guru honorer yang nantinya mendapatkan SK Gubernur sebagai guru kontrak daerah memiliki hak mengikuti CPNS. Begitu mereka lulus CPNS, akan distop pembayaran honor dari APDB. “Tidak memandang statusnya, semua memiliki kesempatan yang sama,” ujar Aidy.

Pada pekan lalu sudah diumumkan hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) Non PNS sebagai guru kontrak daerah Provinsi NTB tahun 2018. Peserta UKG Non PNS sebanyak 5.837 orang yang melaksanakan tes di 30 Tempat Uji Kompetensi (TUK). Pendaftar sendiri 5.997, tapi sebanyak 160 orang tidak hadir mengikuti UKG.

Baca juga:  Kejaksaan Buka Lowongan 5.203 CPNS dan Jaksa

Dari keseluruhan skor, peserta mendapatkan nilai 55,00 sampai dengan 100 sebanyak 1.105 orang. Sedangkan di atas 60,00 sampai dengan 100 sebanyak 593 orang. Aidy menjelaskan, jika syarat yang digunakan minimal 55,00, maka akan terakomodasi 1.105 orang, dan harus memiliki bobot mengabdi lebih dari 10 tahun. (ron)