Situs Manajemen SIA Unram Diretas

Mataram (Suara NTB) – Manajemen Sistem Informasi Akademik (SIA) Universitas Mataram (Unram) kembali mengalami peretasan akses kendali atas sistem akademik online oleh peretas yang menamai dirinya dengan julukan Hacker Loteng.

Peretasan atas situs akademik sia.unram.ac.id menimbulkan kepanikan seluruh mahasiswa dan dosen Unram. Mengingat proses pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) yang dilakukan secara online sempat tidak dapat dilakukan selama beberapa waktu.

Padahal jadwal pengisian KRS telah dibuka mulai sejak tanggal 5-24 Februari 2018. Kini pihak pengelola server telah menonaktifkan situs guna melakukan maintenance.  Situs akademik SIA Unram kembali normal, Senin, 12 Februari 2018.

Salah seorang mahasiswi Unram, Mega Suci mengaku tindakan hacker telah merugikan banyak pihak, termasuk dia yang kini belum bisa mengisi KRS tepat waktu. Di samping tidak bisa mengisi KRS, tindakan hacker ini bisa membuat gaduh lantaran nilai hasil studi juga berpotensi diacak-acak.

“Bukannya mempercepat nilai keluar, malah menambah kerjaan saja. Kan jadinya nilai susah keluar. Dan kita yang mau cetak KRS jadi nggak bisa,” ungkap Mega.

Sementara itu, Kurnia mengemukakan sejak beberapa hari lalu belum bisa mengakses website Unram. Untuk itu, dia meminta pihak kampus segera memperbaikinya agar tidak menghambat mahasiswa.

“Terus bagaimana mau cetak KHS sama centang KRS nya? Padahal saya rencananya mau masuk besok,” ungkapnya.

Wakil Rektor I Unram Prof. L. Wirasapta Karyadi membenarkan terjadinya peretasan terhadap website dan kini tengah dalam tahap perbaikan.

Sementara itu, aturan mengenai peretasan di Indonesia diatur di dalam Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, atau UU ITE. Mereka yang melakukan sabotase situs internet sebuah instansi dapat dijerat oleh Pasal 30 UU ITE. Pasal itu berisi tiga varian delik yang membuat peretas bisa dikenai hukum pidana. (dys)