Suksesi Unram, Tujuh Guru Besar Siap Bertarung

Mataram (Suara NTB) – Sejak panitia Penjaringan, Penyaringan, dan Pemilihan Rektor Universitas Mataram (Unram) periode 2017-2021 membuka pendaftaran sejak tanggal 11 Oktober lalu. Tujuh guru besar sudah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor Unram hingga hari terakhir pendaftaran, Rabu 18 Oktober.

Wakil Rektor II Unram Prof. Dr. Ir Eny Yuliani, M.Si., tercatat paling pertama mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor Unram pada Kamis 12 Oktober. Disusul sebagai pendaftar kedua Prof. Dr. H. Lalu Husni.

Kedatangan Prof. Husni pada Senin 17 Oktober didampingi sejumlah tim pemenangan untuk mengambil formulir.  Sementara di hari yang sama, secara bergiliran Prof. Muhammad Sarjan juga mendaftar sebagai calon rektor.

Sarjan merupakan mantan Dekan Fakultas Pertanian Unram dan salah satu kandidat yang paling awal mendeklarasikan diri maju sebagai calon rektor.

Sedang di hari terakhir pendaftaran pada Rabu, 18 Oktober 2017, Dekan FMIPA Unram Prof. Ir. Surya Hadi tiba di sekretariat pendaftaran pukul 08.30 pagi disusul Wakil Rektor I Prof. Ir. Lalu Wirasapta Karyadi yang mendaftar sekitar pukul 09.13 bersamaan dengan Prof. Mahyuni, MA., dan Prof. Akhyar Sutaryono. Sedang Prof. Thatok Asmoni, yang diisukan maju tidak mendaftar hingga batas waktu pendaftaran ditutup pukul 14.00.

Ketua Panitia Pemilihan Gde Pasek menjelaskan sesuai dengan tahapan Pemilihan Rektor Universitas Mataram Periode 2017-2021, panitia telah menjadwalkan pendaftar Bakal Calon Rektor Universitas Mataram Periode 2017-2021 selama enam hari kerja dimulai tanggal 11 – 18 Oktober 2017. “Ada tujuh pendaftar,” jelas Ketua Panitia Pemilihan I Gde Pasek.

Selanjutnya panitia akan melakukan seleksi administrasi yang dilakukan pada tanggal 19 Oktober 2017 sesuai dengan amanat Peraturan Senat Universitas Mataram nomor 1 Tahun 2017 bahwa hasil seleksi akan dilaporkan ke Senat Universitas Mataram untuk ditetapkan sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Mataram Periode 2017-2021.

“Banyaknya minat dosen untuk menjadi rektor menunjukkan bahwa banyak civitas akademika ingin berperan untuk memajukan Unram dalam segala hal, khususnya bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Sementara itu Prof. Lalu Wirasapta Karyadi, mengapresiasi banyaknya pendaftar pada Pilrek Unram kali ini. Keinginan civitas akademika Unram menjadi Rektor harus dihargai sebagai bentuk ikhtiar mengabdi untuk Unram.

Sedang Dr. Sadikin Amir, yang merupakan tim pemenangan Prof. Karyadi, menjelaskan Prof. Karyadi mendaftar di hari terakhir pendaftaran merupakan sebagai bentuk strategi.

Dirinya optimis Prof. Karyadi yang mempunyai pengalaman panjang mulai dari tingkat fakultas hingga kini menjadi Wakil Rektor I dua periode akan keluar sebagai pemenang mengalahkan kandidat lain. Apalagi mayoritas guru besar dan senat menginginkan Prof. Karyadi maju sebagai Calon Rektor. (dys)