Pendapatan Parkir di Pantai Gading Capai Jutaan

Mataram (Suara NTB) – Sejak tiga tahun terakhir, Pantai Gading yang ada di Lingkungan Mapak Belatung, Kelurahan Jempong Baru, Sekarbela menjadi tujuan warga kota maupun luar kota berekreasi, baik hari biasa maupun akhir pekan.

Pantai ini sangat ramai pada sore hari, apalagi di akhir pekan. Jumlah pedagang juga makin bertambah. Pendapatan dari lahan parkir yang tersedia di pantai ini juga mencapai ratusan ribu per hari dan bahkan jutaan di akhir pekan.

Iklan

Salah seorang juru parkir (jukir) Pantai Gading, Heri kepada Suara NTB menuturkan di hari biasa, dalam sehari pihaknya bisa mengantongi rata-rata Rp 500 ribu. Sementara khusus di hari Minggu, dalam sehari pendapatan parkir bisa mencapai Rp 3 juta sampai Rp 4 juta.

“Itu khusus di hari Minggu saja,” katanya. Namun saat hujan kerap melanda Mataram beberapa waktu lalu, pendapatan parkir turun sekitar 50 persen.

“Kemarin-kemarin itu pas musim hujan ndak sampai Rp 2 juta di hari Minggu. Kalau di hari-hari biasa rata-rata dapatnya Rp 500 ribu,” ujarnya. Tarif parkir di pantai ini dipasang Rp 2 ribu untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk mobil.

Hasil dari lahan parkir ini dikelola sendiri dan belum masuk ke kas daerah. Para jukir yang bekerja mengatur dan menjaga kendaraan pengunjung merupakan warga Mapak Belatung. Jumlah jukir Pantai Gading di hari-hari biasa hanya lima orang, sedangkan pada hari Minggu sebanyak 14 orang.

Semakin ramainya tingkat kunjungan ke pantai ini menurut Heri berdampak besar kepada penduduk sekitar, khususnya secara ekonomi. Warga yang dulunya hanya bekerja sebagai nelayan kini bisa berjualan. Di pantai ini banyak warga yang berjualan ikan bakar dan makanan lainnya.

“Cukup besar dampaknya bagi warga. Dulunya yang suaminya hanya nelayan, sekarang istrinya bisa jualan. Ada nilai tambah bagi warga,” jelasnya.

Pantai Gading hanya dibuka sampai petang hari. Setelahnya tak boleh lagi ada pengunjung. Para pedagang pun berhenti jualan saat petang menjelang. “Kalau sudah Magrib tutup. Banyak yang minta sampai malam, tapi ndak dikasih. Dari dulu memang seperti itu,” katanya. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here