Pendakian ke Rinjani Tutup, Dispar Lotim Tawarkan Alternatif ‘’Trekking’’

Salah satu sudut pemandangan yang dapat dilihat dari ketinggian Pusuk Sembalun. Lokasi ini banyak digunakan pengunjung sebagai tempat berswafoto. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Sejak guncangan gempa pertengahan tahun 2018 lalu, jalur pendakian Gunung Rinjani sampai sekarang masih ditutup. Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Timur (Lotim) menawarkan beberapa alternatif pendakian bukit-bukit indah yang mengitari Sembalun.

Kepala Dispar Lotim, Muhammad Juhad kepada Suara NTB, Kamis,  31 Januari 2019 menjelaskan, Sembalun memiliki  beberapa bukit yang bisa dijadikan sebagai areal trekking, seperti Bukit Pergangsingan, Bukit Nanggi, Dandaun dan beberapa bukit lainnya.

Iklan

Diakuinya, Sembalun pascagempa minim dikunjungi wisatawan. Namun pada musim-musim seperti saat ini kawasan Sembalun dianggap masih cukup menarik untuk dikunjungi. Di mana Sembalun ini terus berbenah sebagai salah satu destinasi wisata andalan Lotim. Hal ini tergambar dengan banyaknya fasilitas penginapan berupa hotel dan homestay. “Kita harapkan melihat Gunung Rinjani ini bisa melalui bukit-bukit di Sembalun,” ungkapnya.

Pihaknya menawarkan Sembalun sebagai alternatif wisata, agar Lotim tetap bisa dikunjungi wisatawan. Apalagi, pascagempa, objek-objek wisata di Lotim sudah berangsur pulih dan masyarakat Lotim sudah mulai bangkit.

Meski demikian, ungkapnya, beberapa hari terakhir ini juga masih ada angin kencang. Kondisi ini jelas berpengaruh juga pada kunjungan wisatawan, khususnya yang menuju kawasan gili.  Seperti kunjungan ke tiga gili di wilayah Lotim bagian utara, yakni Gili Kondo, Bidara dan Petagan. Ada juga gili-gili lain yang memang menjadi daya tarik terendiri bagi wisatawan. Hanya saja badai yang datang beberapa hari terakhir ini membuat wisatawan banyak tidak bisa menyeberang.

Pihaknya mengharapkan, setelah berhentinya badai, kunjungan wisatawan baik yang domestik maupun mancanegara ini bisa normal kembali.

Sementara destinasi wisata pantai, lanjut Juhad, utamanya di bagian selatan diyakini juga menjadi kawasan tujuan wisatawan. Pantai-pantai indah yang ada di selatan menjadi buruan, karena ada Pantai Pink, Pantai Surga, Tanjung Bloam, Tanjung Ringgit dan sederetan pantai lainya. Apalagi wilayah Lotim bagian selatan ini sudah banyak berdiri hotel-hotel, seperti  Hotel Jeeva Bloam, Hotel Ekas Break, Heaven on the Planet dan beberapa penginapan lainnya yang banyak mulai menjamur. (rus)