Pendaki Dilarang Mendekat ke Gunung Barujari

Mataram (suarantb.com) – Meski Gunung Barujari tengah erupsi, namun pengunjung masih diperbolehkan melakukan aktivitas pendakian di Gunung Rinjani sembari menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari Balai Vulkanologi. Pengunjung hanya dilarang beraktivitas di dekat Gunung Barujari. Sementara, staf Resort Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) diperintahkan berjaga 24 jam.

“Rekomendasi dari Balai Vulkanologi adalah melarang aktivitas di sekitar Gunung Baru Jari. Namun aktivitas pendakian masih diperbolehkan sembari pemberitahuan lebih lanjut. Untuk tahap awal, staf resort kami perintahkan piket 24 jam,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, (TNGR), Dr. R. Agus Budi Santosa, S.Hut, MT, Senin, 1 Agustus 2016 malam.

Agus menyampaikan, berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Rinjani, dilihat dari data visual, kegempaan dan keterangan lain menyimpulkan tingkat aktivitas Gunung Rinjani masih pada level satu atau level normal.
Namun demikian, masyarakat dan pengunjung wisata Gunung Rinjani dilarang melakukan aktivitas apapun di tubuh gunung Barujari.

Sementara itu, dampak dari erupsi Gunung Barujari telah menyebabkan Otoritas Lombok International Airport (LIA) mengumumkan penutupan bandara dari tanggal 1 sampai 2 Agustus 2016. Menurut rencana sementara, LIA kemungkinan akan dibuka lagi tanggal 2 Agustus 2016 besok pukul 10.00 Wita. (ast)