Pendaftar Jabatan Kepala BPKAD Masih Kosong

Adam. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Empat hari pascapembukaan seleksi terbuka lima jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB, sebanyak delapan pejabat provinsi dan kabupaten/kota sudah mendaftar secara online. Dari lima jabatan eselon II yang dilelang terbuka, jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Biro Pemerintahan paling banyak peminat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BPKAD) NTB, Drs. H. Adam, MM yang dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 23 Februari 2020 kemarin menyebutkan jumlah pejabat yang melamar sudah delapan orang. Terdiri dari tujuh pejabat provinsi dan satu pejabat kabupaten/kota.

Iklan

Adam merincikan, untuk jabatan Kepala BKD NTB, jumlah pejabat yang mendaftar baru satu orang. Begitu juga untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, baru satu pejabat yang mendaftar dari kabupaten.

Sementara untuk jabatan Kepala DPMPTSP dan Biro Pemerintahan, jumlah pejabat yang mendaftar masing-masing tiga orang. Semuanya merupakan pejabat provinsi, yakni tiga orang pejabat mendaftar untuk jabatan Kepala DPMPTSP NTB dan tiga orang pejabat mendaftar untuk jabatan Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB.

‘’Yang masih belum ada pendaftarnya, jabatan Kepala  BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), itu masih kosong, belum ada pejabat mendaftar,’’ kata Adam.

Meskipun belum ada pendaftarnya, Adam mengatakan bisa saja berubah nanti malam. Karena pejabat yang berminat ikut seleksi terbuka lima jabatan Kepala OPD dapat dilakukan secara online. Panitia Seleksi (Pansel) membuka pendaftaran sampai 5 Maret mendatang. Sehingga pejabat yang memenuhi syarat ikut seleksi terbuka masih punya kesempatan sampai 5 Maret mendatang untuk mendaftar.

“Insya Allah terpenuhi jumlah pendaftar untuk semua jabatan yang diseleksi. Karena banyak sekali pejabat kita yang  memenuhi syarat. Dari kabupaten/kota juga banyak sekali yang memenuhi syarat,’’ terangnya.

Persyaratan khusus pejabat yang boleh mendaftar sebagai calon Kepala OPD yang dilakukan seleksi terbuka. Antara lain, mendapatkan rekomendasi dari atasan, kualifikasi pendidikan paling rendah S1 atau diploma IV. Kemudian memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara akumulatif paling singkat ima tahun.

Selain itu, sedang atau pernah menduduki jabatan eselon III a atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 tahun atau jabatan eselon III b paling singkat 3 tahun. Kemudian usia paling tinggi 56 tahun pada saat pelantikan 27 Maret 2020.

Selanjutnya, telah mengikuti Diklatpim III kecuali bagi pelamar yang berasal dari pemangku jabatan fungsional jenjang ahli madya. Serta, sekurang-kurangnya memiliki pangkat pembina tingkat I (IV/b) kecuali untuk Kepala Biro Pemerintahan sekurang-kurangnya memiliki pangkat pembina (IV/a).

Pansel juga sudah menyusun jadwal seleksi lima jabatan eselon II Pemprov NTB tersebut. Dimana untuk pengumuman seleksi dan pendaftaran secara online dimulai 20 Fabruari – 5 Maret 2020. Sedangkan untuk penyerahan berkas persyaratan administrasi mulai 21 Februari – 7 Maret.

Selanjutnya, Pansel akan melakukan seleksi administrasi pada 9  Maret dan pengumuman seleksi administrasi 10 Maret. Untuk tes kompetensi manajerial/psikologi akan dilaksanakan  11 – 12 Maret, penulisan makalah 13 Maret, presentasi dan wawancara 16 – 18 Maret.

Pansel juga akan melakukan penelusuran rekam jejak bagi pendaftar yang lulus seleksi administrasi. Penelusuran rekam jejak direncanakan mulai  10 – 18 Maret dan penetapan hasil seleksi 19 Maret.  Sedangkan penyampaian laporan hasil Pansel ke gubernur direncanakan 20 Maret dan rencana pelantikan pada 27 Maret 2020. (nas)