Pendaftar BPUM Membeludak

Mataram (Suara NTB) – Pendaftaran program bantuan produktif usaha mikro (BPUM) 2021 gelombang kedua terus bertambah. Sampai dengan Senin, 7 Juni 2021 jumlah pelaku usaha ultra mikro yang menyerahkan berkas mencapai 2.000 orang lebih. Jumlah tersebut sekaligus mengalahkan total pendaftar pada gelombang pertama sebanyak 1.970 orang.

“Kita masih akan buka sampai tanggal 24 Juni dan jumlah pendaftarnya memang terus bertambah,” ujar Plt. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan UMKM Kota Mataram, I Gusti Ayu Yuliani. Dengan tingginya animo pendaftar tersebut, pihaknya berharap seluruh pelaku usaha di Kota Mataram terakomodir dalam program penyaluran bantuan modal Rp1,2 juta tersebut.

Iklan

“Apalagi kita tidak pakai kuota sekarang. Berapapun yang daftar kita tampung. Termasuk yang sudah mendapatkan bantuan Rp2,4 juta di pendaftaran gelombang pertama juga boleh mendaftar lagi di gelombang kedua,” jelas Yuli. Di sisi lain, pihaknya menyiapkan juga penyaluran bantuan bagi 40 UKM yang pendanaannya bersumber dari Kementerian Koperasi. Kendati demikian, rincian program tersebut belum didapatkan pihaknya sampai saat ini.

“Sistemnya seperti apa kita belum tahu. Katanya untuk pelaku usaha yang terdampak, tapi terdampak apa kriterianya belum jelas. Apakah terdampak gempa, krisis, pandemi, atau apa itu yang kita masih tunggu araham dari kementerian,” ujarnya. Untuk bantuan bagi 40 UKM tersebut juga akan diseleksi langsung oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan UMKM Kota Mataram. Guna memperjelas sistem penyaluran, Yuli menyebut pihaknya akan bertandang ke Jakarta dalam waktu dekat.

“Memang kuotanya kita rasa juga cukup sedikit. Padahal UKM kota di Kota Mataram ada ribuan. Jadi kita juga ingin meminta apakah kuota untuk Kota Mataram bisa ditambah,” ujarnya. Berdasarkan informasi awal yang diterima pihaknya, besaran bantuan tersebut diperkirakan lebih dari Rp2 juta. “Nanti verifikasinya dari dinas, setelah itu datanya kita kirim semua (untuk masing-masing program bantuan). Yang menentukan langsung dari pusat,” tandas Yuli. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional